Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Syahganda Ungkap Alasan Megawati Batal Merapat ke Prabowo, Bukan karena Gibran

        Syahganda Ungkap Alasan Megawati Batal Merapat ke Prabowo, Bukan karena Gibran Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Aktivis politik senior yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Syahganda Nainggolan, menilai Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, sempat hampir bergabung ke pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

        Pernyataan tersebut disampaikan Syahganda dalam siniar Total Politik yang tayang pada Rabu (23/9/2026), sebelum dirinya dilantik sebagai Kepala Bakom RI.

        "Jadi sebenarnya kalau menurut saya dulu hampir mulus bahwa Mega akan bersatu dengan Presiden Prabowo," ujarnya, dikutip Jumat (9/10).

        Menurut Syahganda, batalnya rencana Megawati bergabung ke pemerintahan Prabowo bukan disebabkan oleh terpilihnya Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden, melainkan karena dinamika internal di tubuh PDIP.

        Ia berpandangan bahwa ketidaksukaan Megawati lebih ditujukan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), bukan kepada Gibran.

        "Kalau menurut saya sih internal ya, internal PDIP sendiri, kalau misalkan soal Gibran sih saya lihat enggakk masuk hitungan kemarin, kan kalau Mega ini kebencian dia kan sama Jokowi enggak ada dengan anaknya," ungkapnya.

        Baca Juga: Di Balik Usul Rocky Gerung, Henri Subiakto Tangkap Sinyal Kubu Prabowo soal Gibran

        Syahganda mengaku mendengar adanya ketegangan di internal PDIP terkait pembagian jatah kursi menteri di Kabinet Merah Putih antara kelompok yang dekat dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan kelompok non-Puan. Saat itu, PDIP dirumorkan akan memperoleh tiga kursi menteri.

        "Saya pikir kemarin tuh hampir mulus kan, cuman saya dengar kelompok non Puan itu melakukan gerakan karena konsesinya itu akan jatuh ke tangan kelompok Puan gitu loh," tandasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: