UMKM Raup Rp5 Juta per Hari dari MotoGP Mandalika 2026, Gubernur NTB Maksimalkan Multiplier Effect
Kredit Foto: Istimewa
Ajang MotoGP Mandalika 2026 menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meningkatkan pendapatan. Sejumlah pedagang yang berjualan di kawasan Sirkuit Mandalika mencatat omzet harian mencapai Rp 3 juta hingga Rp 5 juta.
Safira Sabrina, pelaku UMKM asal Kota Mataram yang mengelola stan XD Chile Chrispy, mengaku memperoleh omzet hingga Rp 5 juta dalam sehari. Ia bersyukur dapat merasakan manfaat ekonomi dari penyelenggaraan ajang balap internasional tersebut.
Pengalaman serupa dirasakan Ade Fatriana, pemilik stan Qinan Cake asal Sumbawa Besar. Hingga pukul 15.00 WITA pada Sabtu (10/10/2026), omzet usahanya telah mencapai Rp 4 juta dan masih berpeluang bertambah karena penonton masih berada di dalam sirkuit untuk menyaksikan sesi latihan.
Sementara itu, Dewi Kusumaningrum, pelaku UMKM asal Dompu, Pulau Sumbawa, mencatat omzet Rp 3 juta per hari. Ia mengaku bersyukur dapat berpartisipasi dalam ajang internasional tersebut meski harus menyeberang pulau untuk berjualan.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, jumlah UMKM yang terlibat dalam MotoGP Mandalika meningkat dari sekitar 100 pada tahun lalu menjadi 500 UMKM pada 2026.
Menurut dia, jika setiap UMKM menyerap tiga hingga empat tenaga kerja, lebih dari 1.000 tenaga kerja berpotensi terlibat dalam kegiatan usaha selama MotoGP berlangsung. Jumlah tersebut belum mencakup UMKM yang berjualan di berbagai lokasi lain di sekitar Mandalika.
Iqbal juga beberapa kali meninjau kawasan UMKM untuk memastikan para pedagang memperoleh lokasi strategis dan fasilitas pendukung yang memadai. Ia menekankan pentingnya kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli.
Baca Juga: Mario Aji dan Veda Ega Tampil di MotoGP Mandalika, Teddy Ajak Indonesia Tunjukkan Taring ke Dunia
Menurut Iqbal, penyelenggaraan MotoGP Mandalika harus memberikan kesempatan kepada masyarakat lokal untuk ikut menikmati manfaat ekonomi dari kehadiran ajang internasional. Keterlibatan UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia.
Ia berharap pertumbuhan kegiatan berskala internasional tetap membuka ruang bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi penyelenggaraan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: