- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Ajak Delegasi Konferensi Pendidikan Asia-Pasifik Belanja di Jakarta, Pramono: Diskon 10-20 Persen
Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memanfaatkan momentum Konferensi Regional ke-10 Education International Asia-Pacific (EIAP) untuk mempromosikan Jakarta sebagai destinasi belanja bagi delegasi internasional.
Hal itu disampaikan Pramono saat memberikan sambutan di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026). Konferensi tersebut diikuti oleh organisasi guru dari berbagai negara di kawasan Asia-Pasifik.
Di akhir sambutannya, Pramono mengajak para delegasi untuk meluangkan waktu menikmati Jakarta, termasuk berbelanja.
"Saat ini Anda semua berada di Jakarta. Saya berharap Anda meluangkan lebih banyak waktu di Jakarta dan jangan lupa membeli sesuatu di Jakarta," ujar Pramono.
Pramono bahkan menawarkan bantuan untuk mendapatkan potongan harga.
"Jika Anda membutuhkan diskon, saya akan memberikan diskon sebesar 10 hingga 20 persen. Jangan khawatir," katanya.
Baca Juga: Sebut PAM Jaya Contoh Ekstrem Transformasi BUMD, Pramono Targetkan Laba Rp1,3 T pada 2026
Lebih lanjut, menurut Pramono, nilai tukar mata uang para delegasi asing saat ini cukup kuat, sehingga berbelanja di Jakarta akan lebih menguntungkan.
"Mengenai nilai tukar mata uang, saya yakin mata uang Anda saat ini cukup kuat. Di Jakarta, Anda dapat membeli banyak hal," ucapnya.
Sebelumnya, Pramono memaparkan sejumlah capaian dan program pendidikan DKI Jakarta, mulai dari Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga rencana peluncuran Beasiswa Jakarta Unggul atau LPDP Jakarta pada 2027 untuk memfasilitasi warga melanjutkan studi ke luar negeri.
Ia juga menyebutkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jakarta telah mencapai 85,05, tertinggi di Indonesia, serta status Jakarta sebagai peringkat pertama kota pelajar di Indonesia.
“Komitmen ini kami dukung melalui program-program unggulan, seperti Kartu Jakarta Pintar Plus, yaitu bantuan keuangan bagi siswa dari keluarga berpenghasilan rendah, dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, sebuah program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu," tutup Pramono.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Istihanah
Tag Terkait: