Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bangun MAB Sendiri, Asuransi Sinar Mas Siap Buka Layanan bagi Perusahaan Lain

        Bangun MAB Sendiri, Asuransi Sinar Mas Siap Buka Layanan bagi Perusahaan Lain Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Asuransi Sinar Mas memilih membangun Medical Advisory Board (MAB) secara mandiri meski membutuhkan biaya tambahan. Keputusan tersebut didasarkan pada kepemilikan fasilitas kesehatan dan jaringan dokter yang dinilai dapat mendukung operasional layanan kesehatan perusahaan.

        Direktur PT Asuransi Sinar Mas Dumasi Marisinia M. Samosir mengatakan, perusahaan telah memiliki empat klinik serta jaringan dokter dari berbagai spesialisasi. Jaringan tersebut mencakup dokter yang menangani penyakit kanker dan jantung.

        “Ya, tentu ada biaya di sini,” ujar Dumasi saat ditemui seusai acara Health Insurance Overview: Regulation, Innovation & Collaboration di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

        Menurut Dumasi, keberadaan fasilitas kesehatan dan jaringan dokter menjadi pertimbangan perusahaan untuk mengembangkan MAB sendiri. Dengan memanfaatkan sumber daya yang telah dimiliki, perusahaan dapat mengelola layanan tersebut tanpa sepenuhnya bergantung pada penyedia eksternal.

        “Sehingga kita merasa ini harus kita miliki sendiri. Karena kalau kami ke yang lain kan, kita harus bayar,” katanya.

        Saat ini, Asuransi Sinar Mas memiliki 10 dokter spesialis yang berasal dari berbagai rumah sakit. Perusahaan juga telah membangun hubungan dengan penyedia layanan kesehatan yang dapat mendukung pengembangan layanan medisnya.

        Baca Juga: Perusahaan Asuransi Mulai Pakai AI, AAJI Bidik Kontribusi Nyata ke Laba

        Baca Juga: Orang Kaya Cari Cara Mewariskan, Perusahaan Ini Raup US$37,5 Juta dari Asuransi Jiwa Bitcoin

        Baca Juga: Konsolidasi Asuransi BUMN Jangan Cuma Besar di Atas Kertas

        Keputusan membangun MAB secara mandiri tetap membutuhkan biaya operasional. Namun, perusahaan membuka peluang bagi perusahaan asuransi lain untuk memanfaatkan fasilitas tersebut agar penggunaannya tidak terbatas pada kebutuhan internal kelompok usaha.

        Untuk saat ini, layanan MAB digunakan oleh Asuransi Sinar Mas dan sejumlah perusahaan dalam kelompok usahanya. Pengguna layanan tersebut mencakup beberapa perusahaan asuransi serta entitas yang bergerak di bidang layanan administrasi.

        Pembukaan akses bagi perusahaan asuransi lain menjadi peluang pengembangan layanan MAB di luar ekosistem internal perusahaan. Meski demikian, Dumasi belum merinci skema kerja sama, tarif layanan, maupun target perusahaan asuransi yang akan menjadi pengguna berikutnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: