Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        75% Rakyat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, Gibran Bilang Gini

        75% Rakyat Stres Hadapi Kebijakan Pemerintah, Gibran Bilang Gini Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Temuan survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama tim Kabinet Bayangan yang menyebut mayoritas responden merasa stres menghadapi kebijakan pemerintah menjadi sorotan.

        Menanggapi hasil tersebut, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan bahwa survei, kajian, hingga kritik dari masyarakat merupakan bagian penting dalam proses demokrasi dan evaluasi pemerintah.

        "Saya menghargai setiap hasil survei, kajian, maupun kritik yang disampaikan oleh masyarakat dan lembaga independen," kata Gibran dalam keterangannya, dikutip Rabu (14/10/2026).

        Baca Juga: Survei Ungkap 75% Rakyat Stres, Gerindra: Prabowo Kerja Bukan untuk Menyenangkan Pengamat

        Survei CELIOS mencatat sebanyak 75 persen responden dari kelompok masyarakat umum merasa stres menghadapi kebijakan pemerintah. Tak hanya itu, sekitar 67 persen responden juga menyatakan stres terhadap perilaku Presiden Prabowo Subianto.

        Dalam survei yang sama, kinerja Prabowo memperoleh skor rata-rata 4,6 dari 10 berdasarkan penilaian masyarakat umum. Sementara itu, kalangan ahli memberikan nilai lebih rendah, yakni 2,8 dari 10.

        Penilaian terhadap Gibran juga tercatat dalam survei tersebut. Masyarakat umum memberikan skor rata-rata 4,9 dari 10 untuk kinerja Wakil Presiden, sedangkan kelompok ahli hanya memberikan nilai 2,2 dari 10.

        Menanggapi berbagai penilaian tersebut, putra sulung mantan Presiden RI Joko Widodo itu menegaskan bahwa kritik seharusnya menjadi bahan untuk memperbaiki kinerja pemerintah. Menurutnya, masukan dari masyarakat dan lembaga independen perlu ditanggapi melalui langkah nyata.

        Baca Juga: Bukan Nusron atau Pigai, Ternyata Ini Menteri dengan Kinerja Terburuk

        Gibran pun berjanji menindaklanjuti temuan survei melalui evaluasi dan perbaikan kebijakan maupun cara kerja pemerintah. Langkah tersebut, kata dia, diperlukan agar kehadiran pemerintah semakin dirasakan oleh masyarakat.

        "Kritik yang disampaikan kepada pemerintah, termasuk kepada saya, harus dijawab dengan kerja yang lebih baik dan menjawab permasalahan masyarakat di lapangan," ujarnya.

        Sebagai informasi, survei CELIOS tersebut melibatkan 1.142 responden dari kelompok masyarakat umum dan 129 responden dari kalangan ahli. Hasilnya menggambarkan penilaian dari kelompok responden yang diteliti sehingga tidak serta-merta mewakili seluruh masyarakat Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: