Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bergerak Cepat, BNI Salurkan Bantuan untuk Ratusan Keluarga Terdampak Banjir Padang

        Bergerak Cepat, BNI Salurkan Bantuan untuk Ratusan Keluarga Terdampak Banjir Padang Kredit Foto: WE
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Banjir yang melanda sejumlah wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, berdampak pada ratusan keluarga dan memaksa ratusan warga mengungsi. Merespons kondisi tersebut, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bergerak cepat menyalurkan bantuan kebutuhan dasar melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BNI Berbagi.

        Bantuan disalurkan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan dengan berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang.

        Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, perseroan berupaya memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan warga terdampak agar dapat dimanfaatkan secara optimal selama masa tanggap darurat.

        "BNI turut prihatin atas kondisi yang dialami masyarakat terdampak banjir di Padang. Kami berupaya memberikan dukungan sesuai kebutuhan warga dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal," ujar Okki dalam keterangan tertulis.

        Berdasarkan informasi sementara, sebanyak 672 warga mengungsi di tiga lokasi di Kecamatan Kuranji. Sementara itu, sekitar 459 kepala keluarga terdampak banjir di Kecamatan Koto Tangah, meliputi Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto dan Lubuk Minturun.

        Sebagian warga mengungsi di masjid, sedangkan lainnya memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau kerabat.

        Untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban, BNI menyalurkan berbagai bantuan, antara lain air mineral, selimut, mi instan, beras, minyak goreng, dan telur. Perseroan juga menyediakan 400 bungkus nasi siap konsumsi serta satu tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter untuk mendukung kebutuhan mandi, cuci, dan kakus (MCK).

        BNI memastikan pemantauan kondisi masyarakat terdampak terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan BPBD guna mengidentifikasi kebutuhan lanjutan. Langkah ini diperlukan agar bantuan berikutnya dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.

        Menurut Okki, kebutuhan masyarakat berpotensi berubah seiring perkembangan kondisi pascabencana. Karena itu, koordinasi dengan pihak terkait menjadi bagian penting untuk memastikan dukungan yang diberikan tepat sasaran.

        "Kebutuhan masyarakat dapat berkembang seiring dengan kondisi yang dihadapi. Karena itu, kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan dapat membantu meringankan beban warga selama masa tanggap darurat," katanya.

        Melalui program TJSL BNI Berbagi, perseroan berupaya berkontribusi dalam penanganan bencana dengan menyalurkan bantuan berdasarkan kebutuhan masyarakat terdampak.

        Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI juga menjalankan peran sosial melalui dukungan bagi masyarakat dalam situasi darurat dan bencana, sekaligus memperkuat kontribusi perseroan terhadap masyarakat dan pembangunan nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Sufri Yuliardi
        Editor: Sufri Yuliardi

        Bagikan Artikel: