Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kepercayaan Investor Jadi Taruhan, IICD Apresiasi 35 Emiten dengan Tata Kelola Unggulan

        Kepercayaan Investor Jadi Taruhan, IICD Apresiasi 35 Emiten dengan Tata Kelola Unggulan Kredit Foto: IICD
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) memberikan penghargaan kepada 35 emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) berdasarkan hasil penilaian tata kelola perusahaan menggunakan metodologi ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2026. Penilaian ini menjadi bagian dari upaya mendorong transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

        Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang The 17th IICD Corporate Governance Conference and Award 2026 di Main Hall BEI, Jakarta. Sebanyak 20 emiten berkapitalisasi pasar besar (BigCap) dan 15 emiten berkapitalisasi pasar menengah (MidCap) menerima penghargaan dalam sembilan kategori.

        Dalam ajang bertema Strengthening Market Confidence through Governance Excellence tersebut, IICD juga mengumumkan daftar 50 emiten terbaik pada masing-masing kelompok kapitalisasi pasar sebagai bentuk apresiasi terhadap penerapan tata kelola perusahaan.

        Ketua IICD dan IIPG Rudiantara membuka konferensi, yang turut menghadirkan Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi.

        Dalam pemaparan bertajuk How Governance Influences Investors’ Confidence, Bertrand Jabouley dari S&P Global Ratings menjelaskan bahwa investor menilai kualitas tata kelola perusahaan melalui keandalan informasi, konsistensi pengambilan keputusan, dan kemampuan perusahaan mengelola risiko.

        Aspek yang menjadi pertimbangan mencakup struktur kepemilikan, efektivitas dewan, pengendalian internal, serta transparansi pelaporan. Faktor-faktor tersebut berperan dalam penilaian investor terhadap kualitas tata kelola dan kelayakan kredit perusahaan.

        Sementara itu, pakar tata kelola perusahaan sekaligus Dewan Pembina IICD, James Simanjuntak, memaparkan hasil penilaian ACGS 2025 dan 2026. Hasil penilaian ACGS 2026 menunjukkan adanya perbaikan praktik tata kelola emiten di Indonesia.

        James menekankan pentingnya penguatan peran dan tanggung jawab dewan serta peningkatan kualitas penerapan tata kelola secara berkelanjutan.

        BCA, Mandiri, dan Unilever Raih Best Overall

        Pada kelompok BigCap, penghargaan Leadership in Corporate Governance diberikan kepada PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

        Adapun penghargaan Best Overall diraih PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Unilever Indonesia Tbk.

        Penghargaan Best Financial Sector diberikan kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Jago Tbk, dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk. Sementara itu, kategori Best Non Financial Sector diraih PT Elang Mahkota Teknologi Tbk, PT Indo Tambangraya Megah Tbk, dan PT Bukit Asam Tbk.

        Pada kategori Best Responsibility of the Board, penghargaan diberikan kepada PT Bank Permata Tbk dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. Kategori Best Disclosure and Transparency diraih PT Jasa Marga Tbk dan PT Indosat Tbk.

        Selanjutnya, PT Bank OCBC NISP Tbk dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memperoleh penghargaan Best Sustainability and Resilience. Kategori Best Rights and Equitable Treatment of Shareholders diberikan kepada PT Dian Swastatika Sentosa Tbk dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

        Adapun penghargaan Most Improved diraih PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk.

        Pada kelompok MidCap, penghargaan Best Overall diberikan kepada PT Bank Maybank Indonesia Tbk dan PT Bank BTPN Syariah Tbk.

        Kategori Best Financial Sector diraih PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Sementara itu, penghargaan Best Non Financial Sector diberikan kepada PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Cikarang Listrindo Tbk, dan PT Selamat Sempurna Tbk.

        PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk memperoleh penghargaan Best Responsibility of the Board. Kategori Best Disclosure and Transparency diraih PT Ciputra Development Tbk dan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk.

        Pada kategori Best Sustainability and Resilience, penghargaan diberikan kepada PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk dan PT ABM Investama Tbk. Sementara itu, PT Elnusa Tbk dan PT Austindo Nusantara Jaya Tbk meraih penghargaan Best Rights and Equitable Treatment of Shareholders.

        Penghargaan Most Improved untuk kelompok MidCap diberikan kepada PT Puradelta Lestari Tbk.

        Selain penghargaan, IICD mengumumkan daftar Top 50 Emiten MidCap 2026 yang mencakup perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, pembiayaan, energi, manufaktur, properti, hingga telekomunikasi.

        Sejumlah emiten dalam daftar tersebut antara lain PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Cikarang Listrindo Tbk, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, PT Elnusa Tbk, dan PT Ciputra Development Tbk.

        Daftar tersebut juga mencakup emiten lain, seperti PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Astra Otoparts Tbk, PT Bumi Serpong Damai Tbk, PT Harum Energy Tbk, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Bukalapak.com Tbk, dan PT Medikaloka Hermina Tbk.

        Baca Juga: Ini Daftar 81 Emiten yang Masuk Pengawasan HSC BEI, Saham Tokoh Wantimpres Ikut Tersorot

        Baca Juga: BEI Beri Sanksi 70 Emiten, PGAS hingga INRU Ikut Terseret

        IICD berharap penghargaan tersebut dapat menjadi rujukan bagi emiten lain untuk memperbaiki pengawasan, keterbukaan informasi, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan.

        Peningkatan kualitas tata kelola dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan investor dan mendukung daya saing pasar modal Indonesia. Namun, hasil penilaian tata kelola tidak dengan sendirinya menunjukkan kinerja keuangan atau tingkat imbal hasil saham suatu perusahaan.

        Wakil Presiden RI periode 2009–2014 sekaligus Ketua Dewan Penasihat IICD dan IIPG, Boediono, turut hadir dan menyampaikan sambutan penutup dalam konferensi tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: