Kepala BNPB Dicopot, KPK Diyakini Akan Ungkap Lebih Banyak Fakta Kasus Korupsi
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Pegiat media sosial Ferry Koto berharap pencopotan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, dapat mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap lebih jauh dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) kedaruratan bencana di lingkungan BNPB.
Suharyanto sendiri dicopot Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (15/10/2026) dan posisinya digantikan oleh Letjen TNI Kristomei Sianturi yang dilantik di Istana Negara pada sore hari.
"Alhamdulillah, Kepala BNPB dicopot. @KPK_RI akan lebih mengungkap semua terkait perkara yang sedang ditangani," tulis Ferry di akun X pribadinya, dikutip Kamis (15/10).
Pergantian pimpinan tersebut terjadi hanya dua hari setelah KPK menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) kedaruratan bencana di lingkungan BNPB.
Baca Juga: Prabowo Lantik Mayjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB Gantikan Suharyanto
Dalam kasus tersebut, KPK telah menahan lima tersangka. Salah satunya adalah Bima Setiawan, tenaga ahli BNPB yang juga merupakan adik kandung Suharyanto. Selain itu, terdapat pejabat pembuat komitmen (PPK) dan pihak swasta yang turut ditetapkan sebagai tersangka.
Pergantian kepala BNPB itu juga terjadi di tengah tantangan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap yang masih melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Kalimantan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya