Perangkat Penting yang Menjaga Keselamatan dan Efisiensi Operasional Kapal
Kredit Foto: Istimewa
Keselamatan dalam pelayaran dimulai dari informasi yang akurat mengenai kapal lain di sekitar. Informasi tersebut dapat diperoleh secara otomatis melalui Automatic Identification System (AIS) yang memancarkan data kapal menggunakan frekuensi radio VHF.
Data yang dikirimkan oleh AIS meliputi identitas, jenis, posisi, haluan, hingga kecepatan kapal. Bagi awak kapal, informasi ini menjadi elemen vital dalam memantau lalu lintas perairan secara real-time.
Di sisi lain, kelancaran operasional kapal juga sangat bergantung pada keandalan komponen di dalam sistem perpipaan. Kombinasi antara AIS Receiver untuk kebutuhan navigasi dan Marine Valve untuk kebutuhan perpipaan menjadi kunci utama kelancaran pelayaran.
Lantas, seberapa penting peran kedua komponen ini dalam memastikan keselamatan dan efisiensi operasional kapal? Berikut ulasan lengkapnya.
Fungsi AIS Receiver dalam Memantau Lalu Lintas Kapal
AIS Receiver menyediakan informasi penting agar awak anjungan dapat mengenali keberadaan kapal lain secara otomatism Data Statis mencakup nomor MMSI, nomor IMO, call sign, nama, tipe, dan dimensi kapal (dipancarkan setiap 6 menit sekali). Adapun data dinamis mencakup posisi GPS, COG, SOG, heading, dan rate of turn. Data ini dipancarkan lebih sering oleh perangkat Class A saat kapal berlayar, yakni setiap 2 hingga 10 detik.
Perangkat AIS terbagi ke dalam beberapa kelas berdasarkan daya dan jangkauannya. Class A: Memiliki daya 12,5 Watt dengan jangkauan terestrial sekitar 20 nautical mile. Class B: Memiliki daya 2 Watt dengan jangkauan umum sekitar 5 hingga 6 nautical mile.
Pemasangan AIS wajib mengikuti regulasi pelayaran yang berlaku. Berdasarkan aturan International Maritime Organization (IMO), perangkat AIS wajib digunakan pada kapal penumpang dengan ukuran berapa pun, kapal kargo berukuran 300 GT ke atas yang berlayar secara internasional dan kapal kargo berukuran 500 GT ke atas yang tidak berlayar secara internasional.
Peran Marine Valve dalam Mengatur Aliran Fluida di Kapal
Marine Valve (katup kapal) berfungsi untuk mengatur, membuka, menutup, maupun membatasi aliran fluida pada jaringan pipa kapal. Jenis fluida yang dialirkan sangat bervariasi, mulai dari air pendingin, bahan bakar, uap, ballast, hingga kargo.
Selain mengatur aliran, katup juga berperan penting dalam melindungi sistem. Salah satu contohnya adalah relief valve, yang bekerja membuka secara otomatis saat terjadi tekanan berlebih untuk mencegah kerusakan pada pompa dan mesin.
Pemilihan jenis marine valve harus disesuaikan dengan fungsi spesifik pada tiap bagian sistem. Gate Valve: Digunakan untuk mengatur aliran pada sistem ballast, kargo, dan transfer bahan bakar. Globe Valve: Berfungsi untuk membatasi atau mengontrol laju aliran. Check Valve: Berfungsi mencegah aliran balik (backflow) pada sistem bilge.
Lokasi pemasangan katup juga menentukan fungsinya secara teknis. Sebagai contoh, sea suction terhubung ke titik hisap air laut, sedangkan katup overboard berfungsi membuang limbah sekaligus dirancang untuk mencegah terjadinya aliran balik ke dalam kapal.
Mengenal PT IAPS dan Solusi Produk Marine Terpercaya
PT Internasional Asia Pasifik Sinergi (IAPS) adalah perusahaan yang bergerak di industri perkapalan, pelayaran, dan pelabuhan berbasis di Jakarta. Berdiri sejak tahun 2021 dengan tagline "Your Trusted Marine Partner", IAPS menghadirkan layanan lengkap mulai dari penyediaan produk marine, sistem pemantauan, hingga pendampingan proyek oleh tim profesional.
Berbagai kebutuhan perangkat navigasi dan perpipaan di atas dapat ditemukan dalam katalog produk IAPS. Kategori AIS Receiver: Menyediakan pilihan perangkat seperti AIS-B728, AIS NET LOCATOR, hingga AUTOMATIC IDENTIFICATION SYSTEM CLASS-A. Kategori Marine Valves: Menyediakan lebih dari 68 varian produk, termasuk marine ball valve, marine globe valve, marine gate valve, hingga marine full oil tank emergency shut-off valve.
Kesimpulan & Layanan Konsultasi
Keselamatan dan efisiensi operasional kapal sangat bergantung pada integrasi perangkat yang saling melengkapi—mulai dari AIS Receiver untuk navigasi hingga Marine Valve untuk sistem perpipaan. Memilih perangkat yang tepat dan sesuai dengan regulasi pelayaran adalah langkah krusial untuk menjaga operasional armada tetap aman dan lancar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra