Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dapat Bocoran Pembersihan Loyalis Solo, Pakar Ungkap Prabowo Belum Selesai 'Buang' Orangnya Jokowi

        Dapat Bocoran Pembersihan Loyalis Solo, Pakar Ungkap Prabowo Belum Selesai 'Buang' Orangnya Jokowi Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gelombang pergeseran pejabat tinggi di ranah militer dan kepolisian memantik perhatian serius dari para pengamat politik nasional. Presiden Prabowo Subianto diyakini sedang membersihkan lingkar inti pemerintahan dari figur-figur yang selama ini dikenal sangat dekat dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

        Dikutip Selasa (20/10/2026) Jurnalis Senior Hersubeno Arief menyoroti dinamika konsolidasi politik yang tengah dieksekusi oleh Presiden Prabowo. Menurutnya, pembenahan di jajaran aparat penegak hukum dan pertahanan merupakan bagian awal dari skenario besar penguatan independensi rezim baru.

        Baca Juga: Kubu Jokowi Dorong Publik Tak Usah Ikut Campur Polemik Ijazah Gibran: Ini Bukan Isu Rakyat

        Hersubeno memprediksi bahwa langkah ini akan segera disusul oleh gelombang perombakan atau reshuffle lanjutan dari Kabinet Merah Putih. Apalagi baru-baru ini presiden telah melakukan reshuffle terhadap sosok-sosok yang disinyalir merupakan orang yang dekat dengan Jokowi.

        Pada 1 Oktober 2026, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dirotasi dari jabatannya sebagai kapolri untuk mengisi posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP). 16 Oktober 2026, Jenderal Tentara Nasional Indonesia (TNI) Maruli Simanjuntak juga dipindahkan dari posisi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ke Wakil Panglima TNI.

        Hersubeno mengisyaratkan bahwa reshuffle kabinet mendatang akan menyasar nama-nama menteri maupun pejabat setingkat menteri yang diasosiasikan dengan faksi dari Solo. Langkah tegas ini dianggap krusial agar presiden dapat menjalankan roda pemerintahan secara optimal tanpa adanya loyalitas ganda di dalam jajarannya.

        “Tetapi dengan langkah yang dilakukan oleh presiden itu sekarang ini apalagi kemudian masih akan ada lanjut langkah lanjutan yakni reshuffle-reshuffle kabinet yang kemungkinan besar ada orang-orangnya Jokowi juga akan disingkirkan,” ujar Hersubeno.

        Hersubeno, meskipun belum bersedia mengumumkan secara terbuka daftar nama pejabat kabinet yang masuk dalam bursa pergantian, mengaku telah mengantongi informasi awal mengenai sosok-sosok yang berpotensi ditendang dari Istana.

        Menurutnya, pembersihan elemen pendukung rezim sebelumnya akan memberikan kepastian politik dan kenyamanan psikologis bagi presiden dalam mengendalikan arah kebijakan nasional.

        Baca Juga: Kubu Jokowi Sudah Tahu dari Awal Gibran Akan Jadi Target 'Penyerangan' Isu Ijazah Berikutnya

        “Anda jangan tanya dulu sama saya, saya sudah punya bocorannya. Tapi ini kan masih nunggu proses, tapi Anda sudah bisa duga-duga siapa orang-orang dia yang akan segar disingkirkan. Dan saya kira dengan cara semacam ini ya presiden bisa lebih nyaman,” tegasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: