Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PSI: Jokowi Menipu adalah Tuduhan dari Para Mantan yang Masih Kecewa

        PSI: Jokowi Menipu adalah Tuduhan dari Para Mantan yang Masih Kecewa Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka menanggapi tuduhan terhadap mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disebut menipu bangsa Indonesia. Ia menilai tuduhan tersebut sebagai kabar bohong yang dilontarkan pihak-pihak yang menurutnya masih menyimpan kekecewaan.

        Melalui akun X, Dedy turut menyinggung posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menyebut keberadaan Gibran sebagai wapres tidak terlepas dari proses demokrasi melalui pemilihan umum.

        "Wapres ada karena Presiden, kalau bukan karena Presiden Wapres jelas ngga bakal ada saat ini," tulisnya di akun X, dikutip Selasa (20/10/2026).

        Baca Juga: Puja-puji Bahlil di 2 Tahun Prabowo-Gibran

        Pernyataan Dedy tersebut merupakan respons terhadap unggahan aktivis sosial Islah Bahrawi. Islah sebelumnya menyinggung pertanyaan mengenai dugaan penipuan yang dilakukan Jokowi terhadap bangsa Indonesia, lalu mengaitkannya dengan posisi Gibran sebagai Wakil Presiden.

        "Ada yang tanya, Jokowi pernah nipu apa kepada bangsa ini?" ungkap dia di akun X.

        "Noh, produk tipuannya masih idup jadi Wapres!" lanjutnya.

        Namun, menurut Dedy, presiden dan wakil presiden merupakan hasil langsung dari proses demokrasi di Indonesia. Karena itu, ia membantah tuduhan bahwa Jokowi telah menipu bangsa dan menyebut tudingan tersebut tidak berdasar.

        Baca Juga: Soal Pasal Selundupan Gibran, PSI: Gak Mungkin DPR Gak Tahu Kecuali Mereka Selevel TK

        "Presiden dan Wapres adalah produk langsung demokrasi Indonesia lewat pemilu," ujarnya.

        "Tuduhan Jokowi menipu adalah tuduhan HOAX yang datang dari para mantan yang kelihatannya masih kecewa sampai sekarang," tambah dia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: