Kredit Foto: BPMI
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia memberikan apresiasi terhadap kinerja dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Salah satu hal yang menjadi sorotannya adalah keputusan pemerintah mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi meski gejolak global masih berlangsung.
“Yang pertama memberikan apresiasi atas kinerja kolektif yang dilakukan oleh pemerintah di bawah pimpinan bapak Presiden Prabowo,” kata Bahlil dalam keterangannya di Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2026).
Baca Juga: Pakar: Pemerintah yang Over Obesitas Biasanya Geraknya Lambat
Ia menilai, tidak banyak negara yang mampu mempertahankan harga BBM bersubsidi dalam situasi global yang bergejolak. Karena itu, Bahlil menganggap kebijakan tersebut sebagai salah satu capaian yang layak diapresiasi dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Di antaranya bagaimana harga BBM tidak dinaikkan di tengah gejolak global yang begitu besar sekali. Tidak lah berlebihan kalau saya mengatakan bahwa sedikit negara yang tidak menaikkan harga BBM subsidi,” lanjut dia.
Selain kebijakan energi, Bahlil juga menyinggung keterlibatan kader Golkar dalam pemerintahan. Ia mengatakan, saat ini terdapat 12 kader partainya yang menjadi anggota Kabinet Merah Putih dan turut bertanggung jawab dalam merealisasikan program-program prioritas presiden.
Baca Juga: Elite PDIP: Dua Tahun Ini Kondisi Kita sedang Tidak Baik-baik Saja
Salah satu program yang mendapat apresiasi Golkar adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Bahlil juga menyebut bantuan sosial dan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari program kerakyatan yang dinilai penting untuk mendukung masyarakat dan pembangunan nasional.
“Program-program kerakyatan tentang bantuan-bantuan sosial, kemudian makanan bergizi, dan masih banyak program-program infrastruktur, ini adalah bagian yang Golkar memberikan apresiasi,” ungkapnya.
Meski menyampaikan apresiasi, Bahlil menegaskan Golkar tetap memberikan masukan kepada pemerintah. Menurutnya, masukan yang konstruktif diperlukan agar pelaksanaan program dan arah pembangunan nasional ke depan dapat terus diperbaiki.
“Golkar selalu memberikan masukan-masukan yang konstruktif, sesuai dengan budaya karakteristik Partai Golkar dalam rangka memberikan masukan untuk perbaikan yang lebih baik dalam rangka pembangunan nasional ke depan,” ujar Bahlil.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri