Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dua Tahun Prabowo, Menperin Masih Kejar Industri Tumbuh di Atas Ekonomi

        Dua Tahun Prabowo, Menperin Masih Kejar Industri Tumbuh di Atas Ekonomi Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Perindustrian (Menperin), Muhammad Sarmuji menargetkan pertumbuhan industri nasional terus meningkat hingga melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Target tersebut menjadi salah satu arah penguatan sektor manufaktur pada dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

        Sarmuji mengatakan, industri perlu terus diperkuat agar dapat menjadi penopang utama pembangunan ekonomi nasional. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga berupaya meningkatkan kontribusi sektor industri terhadap produk domestik bruto (PDB).

        “Perindustrian akan terus bekerja untuk menjadi backbone bagi pembangunan, khususnya pembangunan ekonomi di bawah kepemimpinan Pak Prabowo-Gibran,” kata Sarmuji saat ditemui, Selasa (20/10/2026).

        Ia berharap kontribusi industri terhadap PDB dapat meningkat seiring dengan penguatan kinerja sektor manufaktur. Selain itu, pertumbuhan industri diharapkan mampu berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

        “Kita akan makin tingkatkan. Mudah-mudahan kita bisa tingkatkan kontribusi industri terhadap produk domestik bruto. Mudah-mudahan pertumbuhan industri makin tinggi, berada di level lebih tinggi daripada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

        Baca Juga: Menperin Genjot Industri Kakao, 100 Tenaga Terlatih Disiapkan

        Baca Juga: Lulusan SMK RI Tembus 12 Besar Dunia, Ini Tantangan Kemenperin

        Baca Juga: Menperin Ungkap Fakta Industri Kaca RI, Pabrik Baru Terpakai 67%

        Target tersebut menempatkan sektor industri sebagai salah satu penopang yang perlu diperkuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, peningkatan kontribusi industri terhadap PDB perlu diikuti oleh pertumbuhan produksi dan aktivitas manufaktur yang berkelanjutan.

        Bagi sektor industri, tantangan ke depan tidak hanya terletak pada peningkatan pertumbuhan, tetapi juga pada kemampuan memperluas kapasitas produksi, memperkuat daya saing, serta menciptakan nilai tambah di dalam negeri.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: