Pilpres Masih 3 Tahun Lagi, Terbongkar Alasan Golkar, PKB, dan PAN Buru-Buru Dukung Prabowo!
Kredit Foto: BPMI
Pengamat politik Adi Prayitno mengungkapkan pandangannya mengenai alasan Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Golkar mendeklarasikan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk Pilpres 2029, meski kontestasi politik masih sekitar tiga tahun lagi.
Menurut Adi, setidaknya ada tiga faktor yang melatarbelakangi keputusan partai-partai koalisi pemerintah tersebut untuk memberikan dukungan lebih awal kepada Prabowo.
Pertama, dukungan itu merupakan bentuk loyalitas dan totalitas politik ketiga partai dalam menjaga kebersamaan dengan Prabowo.
"Sekalipun Pilpres itu masih tergolong masih cukup jauh, masih sekitar tiga tahun, tapi ketiga partai ini Golkar, PKB dan PAN tak ada cerita bahwa bagi mereka bersama Prabowo Subianto adalah pilihan-pilihan politik yang rasional Bersama dengan Prabowo Subianto itu tidak lekang oleh waktu dan tidak lekang oleh ruang," ujar Adi dalam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Kamis (22/10).
"Jadi variabel loyalitas dan totalitas inilah yang sepertinya ingin ditunjukkan oleh PKB, oleh PAN dan kemudian Partai Golkar untuk sama-sama bersama dengan Prabowo Subianto," lanjutnya.
Kedua, Adi menilai gravitasi politik nasional saat ini berada pada sosok Prabowo. Menurutnya, hingga kini belum terlihat figur alternatif yang mampu menggeser dominasi politik Presiden tersebut di mata ketiga partai itu.
"Tapi overall yang ingin saya katakan ketiga partai politik ini sepertinya ingin menegaskan betapa magnet politik hari ini itu tak lain dan tak bukan ada di Pak Prabowo Subianto," ungkapnya.
Ketiga, menurut Adi, PAN, PKB, dan Golkar juga melakukan kalkulasi politik yang realistis. Sebagai presiden petahana pada 2029 nanti, Prabowo dinilai memiliki berbagai instrumen politik yang dapat menjadi modal kuat untuk kembali memenangkan pemilihan.
Baca Juga: Prabowo Murka ke MSCI, Said Didu Ungkit Momen Saat Ketua OJK Diminta Mundur
Mulai dari dukungan politik, kekuatan parlemen, hingga keuntungan sebagai petahana, seluruhnya dinilai telah diperhitungkan oleh ketiga partai tersebut.
"posisi Prabowo Subianto sebagai petahana tentu sudah dikalkulasi oleh ketiga partai ini, Golkar, PAN dan PKB yang menurut mereka pastinya kalau maju kembali untuk yang kedua kalinya di Pilpres 2029 rasa-rasanya akan lebih mudah untuk memenangkan pertarungan politik," tandasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya