- Home
- /
- News
- /
- Megapolitan
Truk Nakal Sering Terobos Jalur Transjakarta, Pramono Minta Dishub Tindak Tegas
Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menindak tegas truk bermuatan berlebih yang kerap menerobos jalur Transjakarta hingga mengganggu lalu lintas.
Menurut Pramono, pelanggaran tersebut kerap menimbulkan gangguan serius, mulai dari truk tersangkut separator busway hingga menabrak Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), yang berujung pada kemacetan panjang.
“Saya sudah meminta kepada Dinas Perhubungan untuk truk-truk yang muatannya berlebihan, tidak kemudian memotong jalur busway. Sering kali juga berbenturan dengan JPO dan sebagainya,” ujar Pramono di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).
Ia mengungkapkan, laporan gangguan akibat truk odol yang menyerobot jalur Transjakarta terus berulang dalam beberapa hari terakhir.
Pada Rabu (21/10/2026), layanan Transjakarta sempat terganggu akibat truk yang menabrak separator di kawasan Kemanggisan, Jakarta Barat. Insiden itu memicu kemacetan panjang di Jalan Letjen S. Parman.
Sementara itu, dua hari sebelumnya, insiden serupa terjadi di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Akibatnya, 15 rute di Koridor 9 Transjakarta mengalami gangguan operasional.
Atas kejadian tersebut, Pramono meminta Dishub untuk memastikan sterilisasi jalur busway agar layanan Transjakarta tetap optimal.
“Saya minta kepada Dinas Perhubungan men-support Transjakarta untuk memberikan penindakan, tindak tegas terhadap hal itu,” tegasnya.
Baca Juga: Targetkan Pengangguran Turun ke 3,5 Persen, Pramono: Jakarta Harus Jadi Role Model
Selain penindakan internal, Pramono juga membuka peluang kolaborasi dengan kepolisian. Ia menilai, penertiban lalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.
“Kalau memang diperlukan kolaborasi, saya minta untuk dilakukan. Karena memang tanggung jawab lalu lintas itu adalah tanggung jawab bersama, antara Dinas Perhubungan dengan Kakorlantas,” katanya.
Pramono pun menceritakan pengalamannya ikut terdampak kemacetan akibat gangguan di jalur Transjakarta. Pada Rabu kemarin, saat rutin menggunakan transportasi publik, ia terjebak macet di depan Kanisius hingga harus berpindah bus.
“Saya sendiri ketika hari Rabu kemarin ketika naik busway, saya juga ngalamin kemacetan di depan Kanisius. Jadi saya juga pindah bus kemarin,” tuturnya.
Sebagai informasi, Pramono mewajibkan seluruh ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta untuk tidak menggunakan kendaraan pribadi setiap hari Rabu dan beralih ke transportasi umum.
Ia berharap, dengan penindakan tegas terhadap truk pelanggar, kelancaran layanan Transjakarta dapat terjaga dan kenyamanan penumpang tetap terjamin.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Istihanah