Kredit Foto: Ist
Anggota DPR/MPR RI dari daerah pemilihan Papua Pegunungan, Arif Riyanto Uopdana, mendorong penerapan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular serta percepatan perluasan akses listrik bagi masyarakat di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Hal tersebut ditegaskan Arif dalam kegiatan bimbingan teknis pengelolaan sampah bersama Kementerian Lingkungan Hidup sekaligus agenda reses untuk menyerap aspirasi masyarakat dan pemuda setempat.
Arif menyoroti pentingnya edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari rumah tangga sebelum dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Langkah ini dinilai efektif menyelesaikan masalah sampah di tingkat hulu.
"Masalah sampah ini lebih banyak adalah masalah di hulu. Bagaimana kita memberikan pemahaman kepada masyarakat supaya terbiasa melakukan pemilahan sampah, mana sampah organik dan mana sampah anorganik sebelum masuk di TPA," ujar Arif di Sentani, Kabupaten Jayapura.
Ia mengapresiasi inisiatif kelompok anak muda di Oksibil, ibu kota Kabupaten Pegunungan Bintang, yang mengolah limbah plastik menjadi produk eco-paving block. menurutnya, langkah ini menjadi bukti nyata penerapan ekonomi sirkular di daerah.
"Itulah yang disebut ekonomi sirkular, bagaimana kegiatan mendaur ulang sampah kemudian bisa menjadi produk-produk yang bernilai," tegasnya.
Arif juga meminta pemerintah daerah membantu membuka akses pasar bagi pemuda Oksibil, salah satunya dengan memanfaatkan produk eco-paving block dalam proyek-proyek pembangunan pemerintah lokal. Selain itu, ia mendorong agar sistem open dumping di Pegunungan Bintang segera dialihkan ke metode controlled landfill atau sanitary landfill.
Selain masalah lingkungan, Arif menyoroti ketimpangan akses energi di wilayah Papua Pegunungan. Berdasarkan data yang disampaikannya, tingkat elektrifikasi di kawasan tersebut masih terbilang sangat rendah.
"Persoalan kelistrikan di Papua Pegunungan, angkanya baru 21 persen. Dari 2.600 sekian kampung, baru 400-an kampung yang berlistrik. Yang lain masih tinggal dalam gelap. Itu yang menjadi catatan untuk saya terus mengawal," ungkap Arif.
Ia menegaskan akan terus mengawal aspirasi masyarakat terkait perluasan jaringan listrik agar segera direalisasikan oleh pemerintah pusat maupun daerah.
"Semoga apa yang menjadi aspirasi ini bisa kita kawal dan bisa terealisasi," tutupnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: