Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pakar Nilai Prabowo Tak Perlu Ikut Campur Soal MSCI: Tak Ada Dampaknya, Pasar Saham Kita Tetap Naik!

        Pakar Nilai Prabowo Tak Perlu Ikut Campur Soal MSCI: Tak Ada Dampaknya, Pasar Saham Kita Tetap Naik! Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dinilai hanya buang-buang waktu dalam menanggapi ancaman penurunan status (downgrade) dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Menurut ekonom, ancaman tersebut cukup dihadapi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

        Pakar Ekonomi dan Analisis Pasar Modal, Ferry Latuhihin menilai bahwa respons tingkat tinggi dari seorang kepala negara terhadap lembaga komersial penyedia indeks tersebut merupakan sebuah reaksi yang berlebihan dan tidak proporsional (overreacting).

        Baca Juga: PDIP Serang Gibran Bertubi-tubi, David Pajung: Mereka Takut Kalah Lagi dari Jokowi di 2029

        Ferry membedah situasi pasar terkini pasca-mencuatnya ancaman dari MSCI. Bertolak belakang dengan kekhawatiran pemerintah, ia mengungkapkan bahwa ancaman tersebut sejatinya tidak menciptakan kepanikan yang berarti di lantai bursa. Para investor domestik maupun asing dinilai sudah cukup rasional dalam memilah sentimen pasar.

        “Nggak ada dampak apa-apa ke market-market juga tetap naik,” kata Ferry Latuhihin dikutip Selasa (27/10/2026).

        Melihat stabilitas pasar yang tetap terjaga dan beranjak ke zona hijau, ia berpendapat bahwa presiden tidak perlu turun tangan langsung atau membuang energi untuk melayani gertakan MSCI. Dalam tata kelola ketatanegaraan dan arsitektur keuangan nasional, persoalan sektoral semacam ini seharusnya cukup diselesaikan pada level teknis oleh lembaga regulator terkait, yakni Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

        Menurut Ferry, membiarkan lembaga itu yang maju adalah langkah yang jauh lebih elegan dibandingkan seorang Presiden yang harus berkonfrontasi langsung melalui podium kenegaraan.

        “Dan buat saya untuk menyerang balik atau men-counter mereka nggak perlu presiden. Ketua OJK udah cukup,” katanya.

        “Kenapa harus Presiden? Memangnya kita perang dengan negara lain, kan nggak," tegasnya.

        Sebelumnya Presiden Prabowo Subianto secara terbuka menyentil manuver MSCI. Menurutnya, ancaman lembaga itu sengaja didesain untuk menciptakan ketakutan dan menekan mental bangsa Indonesia.

        "Kita terus dihadang. Ada apa itu, macam-macamlah, MSCI," kata Prabowo.

        Presiden lantas mengobarkan semangat nasionalisme untuk melawan hegemoni lembaga-lembaga global.

        "Dia mau takut-takuti kita, saya hanya katakan kepada MSCI: Bangsa Indonesia tidak takut siapa pun dan tidak akan gentar," tegas Prabowo.

        Lebih lanjut, Presiden menantang segala bentuk tekanan eksternal dengan retorika patriotik.

        Baca Juga: PSI Bestari Barus: PKS Ini Lucu, Sudah Dapat 'Kenikmatan' Tapi Malah Ingin Melengserkan Gibran

        "Saudara-saudara sekalian, kita tidak takut. Kita punya kekuatan, kita punya keberanian, dan kita rela berkorban, dan kita tidak mengenal menyerah," terangnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: