Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Saksi Sidang Ijazah: Saya Gak Bisa Tidurlah Karena Jokowi Dijatuhkan Serendah-rendahnya

        Saksi Sidang Ijazah: Saya Gak Bisa Tidurlah Karena Jokowi Dijatuhkan Serendah-rendahnya Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Persidangan kasus tudingan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) menghadirkan kesaksian emosional dari Lechumanan. Di hadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU), ia mengaku sulit tidur karena menilai Jokowi dijatuhkan serendah-rendahnya akibat tuduhan ijazah palsu.

        Lechumanan dihadirkan JPU dalam sidang pembuktian dengan terdakwa Roy Suryo pada Rabu (28/10/2026). Ia mengungkapkan perasaannya saat menjawab pertanyaan jaksa mengenai tudingan yang selama ini menjadi polemik publik.

        "Saya nggak bisa tidur lah karena Pak Jokowi kan dijatuhkan serendah-rendahnya. Ya saya kan orang yang sangat membela Pak Jokowi," kata Lechumanan menjawab pertanyaan jaksa.

        Baca Juga: PSI Andalkan Jokowi untuk Pemilu 2029: Beliau Presiden Terbaik

        Ia pun mengaku meyakini ijazah Jokowi asli, salah satunya karena adanya pernyataan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang menyebut Jokowi sebagai alumnus kampus tersebut. Menurut Lechumanan, informasi itu menjadi dasar pandangannya terhadap keaslian ijazah yang dipersoalkan.

        "Saya sebelumnya itu dikirimkan bahwa melalui link UGM itu tanggal 11 Oktober 2022 itu Rektor menegaskan Pak Jokowi adalah alumnus UGM sehingga saya berpendapat bahwa nggak mungkin lah kalau udah alumnus masa membuat ijazah palsu gitu. Jadi ketika saya melihat ada link di UGM bahwa Pak Jokowi merupakan alumnus dari UGM ya saya berpendapat bahwa ijazah itu asli, gitu," ungkap Lechumanan.

        Selain merujuk pada informasi dari UGM, Lechumanan mengaku pernah melihat langsung ijazah asli Jokowi. 

        Baca Juga: Gibran akan Tunjukkan Ijazah SD hingga Perguruan Tinggi: Kami akan Buktikan Semua Lengkap

        "Ya melihat ijazah aslinya itu waktu di Gelar Perkara Khusus 15 Desember 2025. Di Polda Metro Jaya," ungkap Lechumanan.

        Dengan demikian, kesaksian Lechumanan dalam sidang tersebut memuat dua hal yang menjadi dasar keyakinannya terhadap keaslian ijazah Jokowi, yakni informasi UGM mengenai status alumni dan pengakuannya pernah melihat langsung dokumen tersebut saat gelar perkara khusus. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: