Kredit Foto: Istimewa
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menempatkan Joko Widodo sebagai salah satu figur penting dalam narasi perjuangan politiknya menjelang Pemilu 2029.
Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Ahmad Ali menyebut mantan Presiden ke-7 RI itu sebagai sosok pemimpin yang lahir dari masyarakat biasa.
“Beliau adalah presiden terbaik yang pernah dilahirkan, yaitu Bapak Presiden Joko Widodo,” ujar Ali dikutip Rabu (28/10/2026).
Baca Juga: Gibran akan Tunjukkan Ijazah SD hingga Perguruan Tinggi: Kami akan Buktikan
Ali menilai, sosok Jokowi bukan sekadar figur yang memiliki tempat khusus dalam perjalanan politik PSI. Ia ingin menjadikan pengalaman mantan presiden tersebut sebagai simbol bahwa seseorang dari kalangan masyarakat biasa dapat mencapai jabatan tertinggi dalam pemerintahan.
“Pak Jokowi adalah pemimpin yang lahir dari rakyat. Dia bukan keturunan raja, bukan keturunan politik, bukan ketua partai, dan bukan orang kaya. Tapi dia lahir dari rakyat,” ungkap Ali.
Menurut Ali, PSI ingin membawa pesan tersebut kepada masyarakat sebagai bagian dari identitas politik partai. Ia menegaskan bahwa kedekatan dengan Jokowi bukan semata-mata untuk memanfaatkan popularitasnya demi mendongkrak elektabilitas PSI.
“Bukan karena kita ingin mengambil atau mendompleng kepopuleran beliau. Tapi kita ingin memberikan harapan kepada semua orang bahwa PSI adalah partai yang bercita-cita melahirkan pemimpin-pemimpin dari rakyat biasa,” ujar Ali.
Baca Juga: Kini Terancam Dimakzulkan, Gibran Ternyata Awalnya Tak Berambisi Jadi Wapres
Meski menonjolkan figur Jokowi, Ali menegaskan bahwa PSI juga memiliki modal berupa konsolidasi internal. Ia menyebut perkembangan konsolidasi yang telah dilakukan menjadi alasan partainya berani memasang target lebih besar daripada sekadar lolos ambang batas parlemen.
“Dari perjalanan konsolidasi yang sudah kita hasilkan, tidak berlebihan kalau saya ingin mengatakan bahwa kita untuk 2029 itu bukan hanya lolos parlemen. Insyaallah, kita bisa menjadi bagian dari pemenang Pemilu 2029,” kata Ali.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: