Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Massa Indonesia Sadar Acungkan Tiga Jari di Sudirman, Bawa Pesan 'Sadar Dipalak, Sadar Dibakar'

        Massa Indonesia Sadar Acungkan Tiga Jari di Sudirman, Bawa Pesan 'Sadar Dipalak, Sadar Dibakar' Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Massa aksi Indonesia Sadar kompak mengacungkan simbol tiga jari saat tertahan aparat TNI-Polri di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, ketika hendak menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI), Rabu (28/10/2026).

        Berdasarkan pantauan NU Online, massa beberapa kali mengacungkan simbol tersebut di tengah kerumunan peserta aksi. Mengutip akun Instagram @bemui.official, simbol tiga jari itu menyampaikan pesan “Sadar Dipalak, Sadar Dibakar, Sadar Dimiskinkan”.

        Selain mengacungkan tangan, massa membentangkan spanduk besar berwarna putih yang menampilkan simbol tiga jari. Di samping simbol tersebut, terdapat kutipan puisi “Apa Guna” karya Wiji Thukul.

        “Apa guna punya ilmu tinggi kalau hanya untuk mengibuli. Apa guna banyak baca buku kalau mulut kau bungkam melulu,” demikian bunyi kutipan yang tertulis pada spanduk.

        Simbol dan kutipan puisi tersebut menjadi bagian dari pesan yang dibawa massa dalam aksi Indonesia Sadar di kawasan Jalan Jenderal Sudirman.

        Dalam demonstrasi tersebut, Indonesia Sadar menyampaikan lima tuntutan yang mencakup penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pengelolaan anggaran negara, pendidikan, penegakan hukum, serta perlindungan kebebasan sipil dan hak asasi manusia (HAM).

        Berikut lima tuntutan yang disuarakan Indonesia Sadar:

        1. Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional dan Adili Korporasi

           Massa mendesak penetapan status bencana nasional, penindakan terhadap korporasi yang bertanggung jawab, penetapan pihak-pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban, serta penyelesaian integrasi tata kelola lahan.

        2. Prioritaskan APBN untuk Kepentingan Rakyat

           Indonesia Sadar meminta anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) digunakan untuk kepentingan masyarakat. Mereka juga menuntut penghentian pemborosan anggaran untuk kepentingan politik melalui program yang dinilai populis, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

        3. Turunkan Biaya Pendidikan dan Perluas Lapangan Kerja

           Massa mendesak penurunan biaya pendidikan, pemerataan akses terhadap layanan dasar, serta penyediaan lapangan pekerjaan yang berkualitas.

        4. Hentikan Penyalahgunaan Hukum dan Berantas KKN

           Mereka menyerukan penghentian penggunaan hukum sebagai alat penyalahgunaan kekuasaan serta pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

        5. Pulihkan Kebebasan Sipil dan Tuntaskan Pelanggaran HAM

           Indonesia Sadar meminta pemerintah mengembalikan kebebasan menyampaikan pendapat, mengadili pelanggar HAM, serta menghentikan militerisasi ruang sipil.

        Melalui aksi tersebut, massa Indonesia Sadar menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan yang mereka nilai perlu segera ditangani pemerintah, mulai dari krisis lingkungan dan prioritas anggaran hingga penegakan hukum serta perlindungan hak-hak warga negara.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: