Mahfud MD Singgung Megawati saat Bahas Kekuasaan: Tak Gunakan Aparat dan Dana Tidak Halal
Kredit Foto: Andi Hidayat
Mahfud MD menyebut Megawati Soekarnoputri tidak menggunakan aparat maupun dana yang tidak halal saat menanggapi pembahasan mengenai praktik kekuasaan politik. Pernyataan itu disampaikan Mahfud dalam percakapannya dengan Refly Harun di program Keren Cadas! Podcast by Refly Harun.
"Bu Mega ndak lho. Bukan karena saya dicalonkan Bu Mega. Bu Mega dulu ndak menggunakan aparat dan dana yang tidak halal," tutur Mahfud MD.
Mahfud menegaskan pernyataan tersebut bukan semata-mata karena dirinya pernah dicalonkan oleh Megawati. Ia menyampaikan penilaian itu ketika diskusi mulai menyinggung penggunaan aparat dan sumber dana dalam praktik kekuasaan.
Sebelumnya, Refly Harun menyebut sejumlah presiden terdahulu ketika menanggapi pembahasan tersebut. Ia menyinggung Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY dan Joko Widodo atau Jokowi.
"Tapi itu kan fakta-fakta kan. Karena SBY melakukan itu kan, iya. Kemudian Jokowi melakukan itu, kemudian anu melakukan itu juga kan," kata Refly Harun.
Namun, percakapan yang tersedia tidak merinci tindakan tertentu yang dimaksud Refly ketika menyebut nama para presiden tersebut. Karena itu, pernyataan tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan adanya tindakan spesifik tanpa konteks tambahan.
Baca Juga: Mahfud MD Apresiasi Keputusan Dua Putra Gus Irfan Mundur dari Jabatan Tenaga Ahli
Pembahasan itu juga berkaitan dengan pandangan Mahfud mengenai perlunya reformasi dalam penggunaan kekuasaan. Dalam diskusi yang sama, Mahfud mengangkat persoalan praktik kekuasaan yang menurutnya membutuhkan pembenahan.
Percakapan kemudian turut membahas kemungkinan Prabowo Subianto kembali mencalonkan diri sebagai presiden. Mahfud memperkirakan Prabowo akan maju lagi dan menilai peluang kemenangannya besar jika mengikuti pemilihan mendatang.
Meski demikian, Mahfud membedakan prediksi tersebut dari penilaian pribadinya. Ia mengatakan bahwa meskipun memperkirakan Prabowo akan kembali mencalonkan diri, menurutnya Prabowo sebaiknya tidak mengambil langkah itu.
Pernyataan mengenai Megawati, SBY, dan Jokowi dalam podcast tersebut merupakan bagian dari percakapan tentang praktik kekuasaan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama