Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Heboh Patung Garapan Trump Meleleh di Washington, Netizen Soroti Dugaan Emas Palsu

        Heboh Patung Garapan Trump Meleleh di Washington, Netizen Soroti Dugaan Emas Palsu Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Renovasi patung ikonik di Washington DC yang dilakukan atas inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuai sorotan. Beberapa bulan setelah restorasi selesai, foto salah satu patung yang tampak seperti meleleh beredar di media sosial dan memicu dugaan bahwa lapisan emasnya bukan emas murni.

        Dilansir dari The Mirror US, sejumlah warganet mempertanyakan kondisi patung berbentuk manusia dan kuda tersebut. Mereka menilai emas seharusnya tidak mudah meleleh, terlebih Washington sedang memasuki musim gugur dengan suhu yang tidak terlalu panas.

        "Sebagai pengingat: Emas meleleh pada suhu sekitar 2.000 derajat (fahrenheit)," kata seseorang netizen dalam keterangan di X, dikutip dari The Mirror US, Minggu (1/11/2026).

        "Washington, DC tidak mengalami gelombang panas seperti itu," tambahnya.

        Komentar tersebut memicu spekulasi mengenai bahan yang digunakan untuk melapisi patung. Sejumlah netizen menduga material tersebut bukan emas murni, bahkan menyebut proyek renovasi bernilai besar itu sebagai sebuah penipuan.

        "Jadi... apa pun yang disetujui Trump untuk patung-patung itu bukanlah emas," kata netizen lain menambahkan.

        Ada pula warganet yang menduga lapisan patung menggunakan lembaran emas imitasi. Material tersebut disebut terbuat dari 84 persen tembaga dan 14 persen seng, meskipun dugaan itu belum dibuktikan melalui pemeriksaan bahan patung.

        Renovasi tersebut merupakan bagian dari proyek Trump mempercantik sejumlah situs di Washington, termasuk dua patung ikonik bernama Arts of War dan Arts of Peace. Trump meminta agar patung-patung itu diberi lapisan emas 24 karat.

        Pengerjaan restorasi sempat dikebut agar selesai menjelang perayaan kemerdekaan Amerika Serikat. Namun, proyek tersebut tidak rampung sesuai target waktu yang direncanakan.

        Trump sebelumnya memamerkan proses pembukaan patung-patung yang tertutup perancah melalui akun Truth Social miliknya. Dalam unggahan pada Kamis (30/7/2026), ia memperlihatkan pekerja sedang membongkar perancah setelah proses pelapisan emas.

        Baca Juga: Jelang Pemilu Sela AS, Trump Disebut Ajak Sekutu Bersiap Serang Iran

        "Perancah di sekitar patung Arts of War yang telah dilapisi emas kembali sedang dibongkar!" tulis Trump di Truth Social, dikutip dari New York Post, pada Kamis (30/7/2026).

        Restorasi itu tidak hanya mencakup pelapisan ulang patung, tetapi juga pembersihan dan stabilisasi struktur granit. Hingga kini, dugaan mengenai penyebab tampilan patung yang disebut meleleh masih menjadi perbincangan warganet dan belum dapat dipastikan hanya dari foto yang beredar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: