Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kepala BPJPH Bereaksi soal Warung Mi Babi Dibakar di Sukoharjo: Memalukan!

        Kepala BPJPH Bereaksi soal Warung Mi Babi Dibakar di Sukoharjo: Memalukan! Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan menyebut pembakaran warung mi babi di Sukoharjo, Jawa Tengah, sebagai peristiwa yang sangat memalukan. Ia berharap tindakan kekerasan akibat perbedaan pilihan makanan tersebut tidak kembali terjadi di Indonesia.

        "Kami mendengar dan melihat di media sosial adanya sebuah warung dibakar karena menjual makanan tertentu yang dikategorikan tidak halal bagi sebagian besar masyarakat yang merupakan umat Islam di Indonesia. Bersama ini kami tekankan bahwa hal ini (pembakaran tersebut) adalah kejadian yang sangat memalukan," ujar Haikal Hasan melalui laman resmi BPJPH, Minggu (1/11/2026).

        Kepala BPJPH yang akrab disapa Babe Haikal itu menegaskan peristiwa tersebut tidak boleh terulang. Ia bahkan berharap pembakaran warung tersebut menjadi kejadian pertama sekaligus terakhir.

        "Tidak boleh terjadi lagi, dan harap ini menjadi kejadian yang pertama dan terakhir," tegasnya.

        Haikal menilai penghormatan terhadap pilihan halal dan nonhalal merupakan bagian penting dalam menjaga kerukunan masyarakat. Menurutnya, Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki keberagaman suku, ras, kelompok, agama, dan kepercayaan.

        Baca Juga: Kepala BPJPH Haikal Hasan: ini adalah Kejadian yang Sangat Memalukan...

        Ia mengingatkan bahwa perbedaan pilihan maupun keyakinan tidak seharusnya memicu tindakan kekerasan. Sebaliknya, masyarakat perlu saling menghormati agar keberagaman tetap menjadi kekuatan bangsa.

        "Halal dan nonhalal adalah sebuah pilihan. Indonesia adalah negara majemuk, negara dengan berbagai macam suku, ras, kelompok, agama, atau kepercayaan yang harusnya menjadi contoh bagi seluruh negara di dunia bahwa kita tetap bisa menjaga kerukunan," katanya.

        Haikal pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan menjadikan Indonesia sebagai contoh dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah perbedaan.

        "Mari saling menghormati, saling menjaga, dan jadikan Indonesia sebagai percontohan dunia dalam menerapkan keberagaman yang indah, keteraturan, dan kerukunan antarumat beragama, suku, ras, kelompok, dan perbedaan lainnya," tuturnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: