Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pasar Saham Lesu, Pramono Pastikan Bank Jakarta dan PAM Jaya Tetap IPO 2027

        Pasar Saham Lesu, Pramono Pastikan Bank Jakarta dan PAM Jaya Tetap IPO 2027 Kredit Foto: Syarief Muhammad Syafiq
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan rencana Initial Public Offering (IPO) untuk Bank Jakarta dan PAM Jaya tetap berjalan pada tahun 2027. Ia menyebut kondisi pasar saham saat ini masih lesu sehingga belum menjadi momen yang tepat untuk melantai di bursa.

        "Untuk IPO karena pasarnya lagi lesu dan juga lagi seperti ini, tentunya menunggu momen yang tepat," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/11/2026).

        Meski pasar belum kondusif, Pramono menegaskan proses persiapan IPO tidak boleh berhenti. Ia telah memerintahkan direksi kedua BUMD tersebut untuk terus melanjutkan seluruh tahapan yang diperlukan.

        "Tapi saya sudah minta kepada Dirut dan juga Direksi PT PAM Jaya bahwa rencana ini tetap diteruskan, jangan berhenti," sambungnya.

        Eks Sekretaris Kabinet itu berharap kondisi pasar saham akan membaik pada tahun depan, sehingga IPO Bank Jakarta dan PAM Jaya dapat direalisasikan sesuai jadwal.

        Baca Juga: 1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, Pramono: Jangan Setengah-Setengah

        Di sisi lain, Pramono memastikan Pemprov DKI Jakarta akan tetap memegang kendali penuh atas kedua BUMD tersebut pasca-IPO. Kepemilikan saham mayoritas akan tetap berada di tangan pemerintah daerah.

        Hal tersebut, kata Pramono, telah diatur dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan Pemprov DKI.

        "Maka tidak ada ruang sebenarnya untuk pengelolaan atau kewenangan itu dialihkan kepada siapa pun. Saya tidak akan mengizinkan, karena makanya dalam Perda juga kita kunci, baik yang untuk Bank Jakarta maupun PAM Jaya, bahwa sepenuhnya pengelolaan dan sebagainya itu oleh Pemerintah DKI Jakarta melalui BUMD-nya," tegas Pramono kepada awak media, Jumat (9/10/2026).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: