Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Ketua DPP PDIP: Mantan Penguasa Syahwat Kuasanya Melebih Kepantasan, Inspektur Vijay Menyadap Istana, Kena Tangkap Deh

        Ketua DPP PDIP: Mantan Penguasa Syahwat Kuasanya Melebih Kepantasan, Inspektur Vijay Menyadap Istana, Kena Tangkap Deh Kredit Foto: Website DPR RI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Yevri Sitorus menyoroti dugaan penyadapan terhadap Istana yang disebut melibatkan mantan penguasa dan jaringan Mabes Polri.

        Pernyataan Deddy muncul di tengah beredarnya kabar mengenai sejumlah jenderal Polri yang dikabarkan sempat diamankan dalam operasi pengamanan internal.

        Deddy menyampaikan sindiran terhadap sosok yang disebutnya sebagai mantan penguasa. Ia menyinggung dugaan penggunaan jaringan kepolisian untuk melakukan penyadapan terhadap Istana.

        “Sang mantan penguasa yg syahwat kuasanya melebihi kepantasan perintahkan para mantan inspektur vijay dan jaringan mabes menyadap istana. Kena tangkap deh, ngeri banget mainnya ya?” kata Deddy.

        Pernyataan tersebut menyinggung dugaan adanya aktivitas penyadapan terhadap Istana. Namun, Deddy tidak memaparkan secara terperinci bukti maupun identitas pihak-pihak yang dimaksud dalam pernyataannya.

        Sebelumnya, beredar kabar mengenai sejumlah petinggi Polri yang disebut sempat diamankan dalam operasi pengamanan internal.

        Operasi tersebut dikabarkan melibatkan satuan khusus Brimob. Sejumlah perwira tinggi kepolisian, mulai dari jenderal bintang tiga hingga seorang jenderal bintang empat, disebut dibawa untuk menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Mabes Polri.

        Dalam perkembangan yang dikabarkan, jenderal bintang empat tersebut disebut telah dilepaskan. Sementara itu, sejumlah jenderal bintang tiga dikabarkan masih menjalani pemeriksaan.

        Informasi mengenai pengamanan dan pemeriksaan tersebut belum disertai keterangan resmi yang menjelaskan identitas lengkap para perwira, alasan pemeriksaan, maupun dugaan pelanggaran yang menjadi dasar tindakan internal.

        Pernyataan Deddy Sitorus dan kabar pemeriksaan sejumlah jenderal Polri sama-sama menyoroti dugaan aktivitas penyadapan serta dinamika di lingkungan kepolisian.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: