Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        RANS Carnival Ricuh, Emiten Raffi Ahmad Masih Hitung Dampak Keuangan

        RANS Carnival Ricuh, Emiten Raffi Ahmad Masih Hitung Dampak Keuangan Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Emiten milik Raffi Ahmad, PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk. (RANS) masih menghitung dampak finansial polemik penyelenggaraan RANS Carnival Yogyakarta. Perseroan mengevaluasi perubahan pendapatan dan biaya setelah sejumlah musisi membatalkan keikutsertaan sehingga konsep acara harus disesuaikan.

        Corporate Secretary RANS Chintami Maranata Sihombing mengatakan, evaluasi mencakup biaya yang sudah dikeluarkan maupun kewajiban yang masih harus ditanggung perusahaan.

        "Perseroan masih mengevaluasi dampak penyesuaian acara terhadap pendapatan dan beban penyelenggaraan, termasuk beban yang telah dan/atau akan ditanggung, melalui penyusunan laporan realisasi keuangan kegiatan," ujar Chintami dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/11/2026).

        Polemik bermula setelah muncul tanggapan publik terhadap kehadiran Raffi Ahmad dalam kegiatan peringatan Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Jakarta, pada 29 Oktober 2026. Situasi tersebut kemudian diikuti pembatalan keikutsertaan sejumlah musisi dalam RANS Carnival Yogyakarta yang digelar pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Sleman.

        Dia mengaku, perseroan menghormati keputusan para musisi tersebut. Namun, perubahan itu memaksa RANS menyusun ulang rangkaian acara dan menyesuaikan konsep penyelenggaraan.

        Sebagai pengganti, perseroan melibatkan musisi lokal, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta komunitas kreatif Yogyakarta. Acara tetap berlangsung selama dua hari dan dibuka gratis untuk masyarakat.

        Baca Juga: Crazy Rich Indo Akui Malu Jika Tidak Bela Raffi Ahmad: Teman Macam Apa Saya?

        Baca Juga: Dihantam Isu Cancel Culture, Saham Emiten Raffi Ahmad (RANS) Anjlok ke Rp96

        Meski demikian, perubahan susunan pengisi acara dan konsep membuat RANS harus menghitung kembali realisasi pendapatan serta beban kegiatan. Hingga keterbukaan informasi disampaikan, perusahaan belum mengungkap besaran biaya tambahan, potensi penghematan, maupun perubahan pendapatan akibat penyesuaian tersebut.

        Di tengah evaluasi itu, manajemen menyatakan polemik RANS Carnival tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan dan kelangsungan operasional perusahaan.

        "Berdasarkan penilaian Perseroan sampai dengan tanggal tanggapan ini, kondisi tersebut tidak berpengaruh material terhadap kegiatan operasional, kinerja keuangan, arus kas, maupun kemampuan Perseroan dalam memenuhi kewajiban keuangannya," ungkap Chintami.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Merlina Aryanti
        Editor: Dian Ihsan

        Bagikan Artikel: