Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tak Ingin Orang Tua Jual Aset demi Biaya Kuliah, Dedi Mulyadi Siapkan Beasiswa 1.000 Anak Miskin ke ITB

        Tak Ingin Orang Tua Jual Aset demi Biaya Kuliah, Dedi Mulyadi Siapkan Beasiswa 1.000 Anak Miskin ke ITB Kredit Foto: Instagram/officialjohnherdman
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ingin anak-anak dari keluarga kurang mampu memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi tanpa membuat orang tua terbebani biaya. Salah satu upaya yang tengah dirancang adalah beasiswa bagi 1.000 anak miskin di Jawa Barat untuk kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).

        Dedi menilai pendidikan merupakan salah satu jalan penting untuk memutus rantai kemiskinan. Menurutnya, pemerintah harus memastikan keterbatasan ekonomi keluarga tidak membuat anak kehilangan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

        Dia tidak ingin orang tua harus menghabiskan tabungan selama puluhan tahun atau menjual aset yang dimiliki demi membiayai pendidikan anak. Karena itu, pemerintah perlu hadir untuk melindungi masyarakat, termasuk dalam urusan pendidikan.

        "Saya sudah akan menyiapkan lagi sekarang seribu anak Jawa Barat. Saya ingin, saya cita-cita nih. Lagi-lagi saya rumusin, ingin semuanya sekolah di ITB. Dan itu orang-orang miskin. Saya lagi nyiapin konsepnya," kata Dedi, Rabu (4/11/2026).

        Rencana tersebut saat ini masih dalam tahap perumusan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dedi ingin beasiswa itu menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu agar mereka memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

        Tak hanya untuk jenjang sarjana, Dedi juga merancang bantuan pendidikan bagi lulusan terbaik ITB yang ingin melanjutkan studi. Sebanyak 10 lulusan terbaik S1 direncanakan mendapat dukungan untuk menempuh pendidikan S2.

        Kemudian, 10 lulusan terbaik S2 juga direncanakan memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang S3.

        Baca Juga: Skandal Listyo Sigit Meledak, Pengakuan Megawati Kembali Viral: Saya Orang Paling Disadap...

        Bidang studi penerima beasiswa nantinya akan diarahkan pada kebutuhan pembangunan Jawa Barat, terutama sektor yang berkaitan dengan pertumbuhan dan teknologi pembangunan.

        Bagi Dedi, perlindungan terhadap masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga masa depan pendidikan anak-anak mereka. Dia ingin pemerintah mampu membantu warga ketika sakit sekaligus memastikan anak-anak mereka tetap memiliki akses pendidikan.

        Rencana tersebut sejalan dengan besarnya alokasi pendidikan dalam Rancangan APBD Jawa Barat 2027. Pemprov Jabar mengalokasikan 34,42 persen dari total belanja daerah sebesar Rp27,58 triliun untuk sektor pendidikan.

        Anggaran pendidikan itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses pendidikan, memperbaiki sarana dan prasarana sekolah, serta meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru.

        Meski demikian, rencana beasiswa bagi 1.000 anak miskin untuk kuliah di ITB masih berupa konsep yang disiapkan Dedi. Mekanisme, persyaratan, dan waktu pelaksanaan program tersebut belum diumumkan secara resmi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: