Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        dr. Tifa Permasalahkan Kejanggalan Buku Alumni, Jokowi: yang Salah yang Nyetak

        dr. Tifa Permasalahkan Kejanggalan Buku Alumni, Jokowi: yang Salah yang Nyetak Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi perbedaan data sekolah dalam buku alumni Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 1988. Jokowi mengatakan kesalahan tersebut bukan berasal darinya.

        Hal itu terjadi saat sidang gugatan pencemaran nama baik terkait ijazah Jokowi. Kuasa hukum Roy Suryo, Abdul Gafur Sangaji, meminta majelis hakim melihat buku alumni tersebut dan menanyakan apakah Jokowi pernah memeriksanya.

        Jokowi menjawab belum pernah melihat buku itu. Sangaji kemudian menunjukkan buku tersebut kepada majelis hakim. Jokowi turut mendekat ke meja hakim untuk memastikan dokumen yang dimaksud.

        Sangaji menyebut terdapat perbedaan data pada buku tersebut. Dalam buku alumni, Jokowi tercatat sebagai lulusan SMA Negeri 6 Yogyakarta, sedangkan Jokowi diketahui bersekolah di SMA 6 Surakarta.

        “Ya itu yang salah yang nyetak, bukan saya,” kata Jokowi kepada Sangaji.

        Baca Juga: Ijazah Jokowi Diperiksa Saat Listyo Sigit Jabat Kapolri, Ini Respons Soal Polemik Penyadapan

        Buku alumni Fakultas Kehutanan UGM tahun 1988 itu sebelumnya sempat dibagikan oleh pengguna X dengan akun @anggora95 pada 16 September 2024. Pengunggah mengaku buku tersebut milik ayahnya yang merupakan senior Jokowi.

        Data pendidikan Jokowi dalam buku itu kemudian disorot oleh pengguna X dengan akun @DokterTifa. Ia mempertanyakan perbedaan nama sekolah yang tercantum dalam buku alumni dengan informasi mengenai riwayat pendidikan Jokowi yang selama ini beredar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: