Telkomsel Bersih-bersih Pelanggan IndiHome, Pendapatan Turun 3,4% Jadi Rp19,09 Triliun
Kredit Foto: IndiHome
PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) melakukan penataan atau cleansing terhadap basis pelanggan layanan internet rumah IndiHome dengan menghapus pelanggan pasif. Strategi tersebut berdampak pada penurunan jumlah pelanggan, pendapatan rata-rata per pengguna (average revenue per user/ARPU), hingga pendapatan bisnis fixed broadband (FBB) sepanjang sembilan bulan pertama 2026.
Berdasarkan laporan keuangan Telkom kuartal III 2026, pendapatan IndiHome tercatat sebesar Rp19,09 triliun hingga September 2026. Angka tersebut terkoreksi 3,4% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp19,77 triliun.
Penurunan pendapatan tersebut sejalan dengan penyusutan basis pelanggan IndiHome setelah Telkomsel melakukan pembersihan data pelanggan pasif. Hingga akhir September 2026, jumlah pelanggan IndiHome tercatat sebanyak 9,63 juta, turun 6,1% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 10,26 juta pelanggan.
Baca Juga: Sivali Gandeng Universitas Telkom, Siapkan Talenta Digital Berbasis Open Source
Penyesuaian basis pelanggan tersebut juga tercermin pada penurunan ARPU IndiHome. Pada kuartal III 2026, ARPU tercatat sekitar Rp211.000, terkoreksi 2,8% YoY dibandingkan posisi kuartal III 2025 sebesar Rp217.000.
Meski demikian, sejumlah indikator bisnis IndiHome mulai memperlihatkan perbaikan secara kuartalan. Jumlah pelanggan meningkat 1,2% dibandingkan kuartal II 2026 yang sebanyak 9,51 juta menjadi 9,63 juta pelanggan pada kuartal III 2026.
ARPU juga mengalami peningkatan 3,2% secara kuartalan menjadi sekitar Rp218.000, dibandingkan posisi kuartal sebelumnya sebesar Rp211.000.
Namun, perbaikan pada jumlah pelanggan dan ARPU tersebut belum sepenuhnya mendorong pertumbuhan pendapatan. Secara kuartalan, pendapatan IndiHome masih turun 1,4% menjadi Rp6,32 triliun pada kuartal III 2026, dari Rp6,41 triliun pada kuartal sebelumnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Istihanah
Tag Terkait: