Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        TikTok Shop Punya Aplikasi Sendiri, Siap Tantang Platform E-Commerce di Asia Tenggara

        TikTok Shop Punya Aplikasi Sendiri, Siap Tantang Platform E-Commerce di Asia Tenggara Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        TikTok mulai memperluas bisnis perdagangan digitalnya dengan meluncurkan aplikasi mandiri TikTok Shop untuk perangkat iOS dan Android di sejumlah negara Asia Tenggara. Langkah ini menjadi strategi perusahaan untuk memperkuat bisnis e-commerce sekaligus bersaing lebih langsung dengan platform belanja online lainnya.

        Mengutip laporan Engadget, aplikasi tersebut telah tersedia di Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina.

        Berbeda dari layanan belanja yang selama ini terintegrasi dalam aplikasi utama TikTok, aplikasi mandiri TikTok Shop menawarkan pengalaman yang lebih berfokus pada pencarian produk dan transaksi.

        Pengguna dapat menemukan berbagai produk melalui rekomendasi yang disesuaikan dengan preferensi masing-masing. TikTok juga tetap mengandalkan video pendek dan siaran langsung (live streaming) sebagai sarana promosi sekaligus pendorong transaksi.

        Selain rekomendasi produk, aplikasi tersebut menyediakan berbagai penawaran khusus, termasuk program gratis ongkos kirim. TikTok juga menjanjikan sistem pembayaran yang aman untuk mendukung aktivitas belanja pengguna.

        Baca Juga: 11 Kreator Indonesia Melaju ke TikTok Awards Southeast Asia 2026

        Baca Juga: TikTok GO by Tokopedia Luncurkan Must Eat, Panduan Kuliner Jabodetabek

        Baca Juga: Prancis Dikabarkan Siapkan Pembatasan TikTok hingga X saat Demonstrasi

        Peluncuran aplikasi terpisah ini menandai pengembangan strategi perdagangan digital TikTok. Perusahaan tidak lagi hanya mengandalkan fitur belanja di dalam aplikasi utama, tetapi mulai membangun platform khusus yang berfokus pada penemuan produk dan transaksi.

        Langkah tersebut juga membuka peluang bagi TikTok untuk memperkuat ekosistem perdagangan berbasis konten, dengan menghubungkan kreator, penjual, dan konsumen dalam satu platform belanja.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: