Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dikritik karena Bela Oki Rengga soal Spanduk Karhutla, Arie Kriting Mendadak Private Akun Threads

        Dikritik karena Bela Oki Rengga soal Spanduk Karhutla, Arie Kriting Mendadak Private Akun Threads Kredit Foto: Instagram
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Komika Arie Kriting ikut angkat bicara di tengah polemik video Oki Rengga yang terlibat adu argumen dengan suporter PSMS Medan terkait spanduk protes kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

        Melalui unggahan di Threads, Arie mencoba menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan penuturan Oki.

        Ia menyebut sahabatnya tersebut sebenarnya tidak berniat melarang suporter menyampaikan aspirasi, melainkan menawarkan solusi agar spanduk dibentangkan setelah pertandingan selesai.

        Peristiwa itu terjadi ketika PSMS Medan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Selasa (3/11/2026).

        Video interaksi Oki dengan sejumlah suporter kemudian menyebar luas di media sosial. Sikap Oki yang meminta spanduk diturunkan menuai kritik karena dianggap membatasi kebebasan suporter dalam menyampaikan protes mengenai persoalan Karhutla.

        Di tengah ramainya perdebatan, Arie Kriting memberikan sudut pandang berbeda mengenai kejadian tersebut.

        Dikutip Tribunnews, Sabtu (7/11/2026), Arie menjelaskan bahwa awalnya sejumlah suporter sedang berdiskusi mengenai rencana membentangkan spanduk Karhutla di tribun.

        Baca Juga: Terungkap Alasan Oki Rengga Tegur Suporter PSMS yang Hendak Bentangkan Spanduk Stop Karhutla

        Oki kemudian ikut bergabung dan menawarkan diri untuk membantu memegang spanduk tersebut setelah pertandingan berakhir.

        "Kalau dengar penjelasan Oki Rengga, kronologisnya kurang lebih. Ada orang diskusi soal spanduk Karhutla dibentangkan atau tidak. Oki nimbrung kasih solusi. Oki bahkan menawarkan jadi orang yang megang spanduk. Semua setuju," tulis Arie.

        Namun, situasi berubah ketika seorang suporter datang dan kembali membicarakan persoalan korban Karhutla.

        Menurut Arie, Oki sebenarnya bermaksud menenangkan suporter tersebut. Ia juga ingin menunjukkan bahwa dirinya memahami persoalan yang sedang diperjuangkan dan tetap bersedia menyuarakan isu lingkungan meski mengaku menghadapi berbagai ancaman.

        "Datang satu orang, ngomong soal korban Karhutla. Oki bermaksud menenangkan dia, bahwa Oki juga paham dan rela tetap bersuara untuk Karhutla meski dengan semua ancaman untuknya," jelas Arie.

        Arie kemudian menegaskan bahwa Oki tidak pernah berniat meninggalkan perjuangan menyuarakan persoalan Karhutla.

        "Dan intinya Oki Rengga selalu dan akan tetap bersuara untuk Karhutla," pungkasnya.

        Alih-alih meredakan polemik, penjelasan Arie justru memunculkan gelombang komentar dari warganet.

        Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan sikap Arie yang ikut memberikan pembelaan terhadap Oki. Ada pula yang menilai komika tersebut terlalu jauh mencampuri persoalan yang tengah menjadi perdebatan publik.

        Kritik dan komentar negatif pun membanjiri akun Threads milik Arie.

        Situasi tersebut membuat Arie akhirnya membatasi akses ke profil Threads miliknya. Ketika dicoba diakses oleh pengguna lain, halaman akunnya menampilkan keterangan bahwa profil tersebut bersifat pribadi.

        "Profil ini bersifat pribadi, ikuti profil untuk melihat utasnya," demikian keterangan yang muncul saat membuka profil Arie.

        Sebelumnya, Oki Rengga telah mengunggah video klarifikasi pada Jumat (6/11/2026) untuk menjelaskan kejadian yang membuat namanya menjadi sorotan.

        Oki menegaskan bahwa dirinya tidak bermaksud melarang suporter PSMS Medan menyampaikan aspirasi mengenai Karhutla.

        Ia mengaku hanya mengusulkan agar spanduk dibentangkan setelah pertandingan melawan Persija Jakarta selesai.

        Menurutnya, saat itu sejumlah suporter sedang berdiskusi sehingga perhatian mereka terpecah dari pertandingan.

        "Aku mencoba datang, aku mencoba bilang dan memberikan penawaran, 'Bang, gini aja. Gimana kalau spanduknya nanti aja kita pasang setelah pertandingan?'" ujar Oki.

        Ia bahkan mengaku bersedia memegang spanduk tersebut setelah pertandingan berakhir.

        "Aku bilang, 'Sekarang kita dukung PSMS aja dulu, kita nonton pertandingan. Aku yang bakal megang nantinya. Gimana, Bang?'" lanjutnya.

        Oki mengatakan tawaran tersebut sempat mendapat persetujuan dari suporter. Namun, diskusi mengenai spanduk ternyata masih berlanjut sehingga ia kembali menghampiri mereka.

        Dalam klarifikasinya, Oki juga menyadari bahwa cara penyampaiannya saat kejadian mungkin terlalu keras karena situasi stadion yang dipenuhi emosi dan adrenalin.

        Ia pun menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul setelah video tersebut viral.

        "Aku minta maaf sebesar-besarnya untuk video, untuk narasi, dan keributan yang aku munculkan beberapa hari ini. Aku minta maaf," ucapnya.

        Meski demikian, Oki menegaskan dirinya tetap mendukung perjuangan masyarakat yang menyuarakan persoalan Karhutla.

        Ia mengaku tidak akan berhenti menyuarakan isu tersebut meskipun menghadapi makian dan ancaman.

        "Dan aku pastikan aku selalu ada di barisan teman-teman yang selama ini bersuara. Aku tidak akan pernah berhenti untuk menyuarakan itu," tegas Oki.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Taufan Bara Mukti
        Editor: Taufan Bara Mukti

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: