Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Lazada Indonesia menjadi mitra PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI)?untuk menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para penjual yang tergabung di platform marketplace Lazada Indonesia. Kerjasama ini merefleksikan misi dari kedua perusahaan untuk membantu perkembangan para pelaku UKM di Indonesia yang ingin mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan e-commerce.
Co CEO Lazada Indonesia Duri Granziol mengatakan Lazada terus menghadirkan berbagai inisiatif dan inovasi yang mendukung dan memudahkan proses berjualan secara online. Para penjual di platform marketplace Lazada Indonesia dipermudah mengajukan pinjaman digital melalui Seller Center, program yang disediakan untuk mengatur penjualan kepada para pelaku UKM.
?Untuk memungkinkan hal ini, kami juga memperhatikan perkembangan dan pertumbuhan bisnis para pelaku UKM yang tergabung di platform marketplace Lazada. Dengan memberikan kemudahan pinjaman usaha bagi para penjual disamping beragam fasilitas dan dukungan lainnya dari Lazada, mereka akan dapat merencanakan bisnisnya dengan lebih baik, memberikan pilihan produk lebih banyak dengan harga yang lebih menarik bagi konsumen,? ujar Duri ?di Jakarta, kemarin.
GM BNI Divisi Usaha Kecil Anton Siregar mengatakan penyaluran KUR dari BNI untuk penjual Lazada Indonesia dilakukan secara digital demi memudahkan proses pengajuan pinjaman. Maksimal pinjaman yang dapat diberikan sebesar Rp25 juta dengan suku bunga sebesar 9% dan tenor pinjaman hingga lima tahun tanpa agunan. Pemberian kredit dapat dilakukan dalam waktu 48 jam dengan pencairan pinjaman dalam waktu 24 jam setelah kelengkapan dokumen dipenuhi.
?Lazada merupakan mitra kerja sama pertama BNI untuk penyaluran KUR secara digital. Kemudahan yang kami berikan ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis pelaku UKM di Indonesia dengan lebih signifikan. Lazada merupakan salah satu e-commerce yang memiliki komitmen untuk membantu pertumbuhan bisnis pelaku UKM, untuk itu kami ingin memaksimalkan kerja sama ini agar lebih bermanfaat bagi para penjual di Lazada,? jelas Anton menambahkan.
Anton mengungkapkan, pinjaman digital saat ini sudah tersedia bagi para penjual Lazada yang berdomisili di wilayah Jawa. Penjual dapat dengan mudah mengisi form aplikasi yang terdapat di Seller Center dan pihak BNI akan menghubungi penjual untuk tahaptahap selanjutnya. Data terakhir 2014 menunjukkan bahwa saat ini jumlah UKM di Indonesia hampir mencapai 60 juta pelaku usaha, namun mayoritas masih belum mencoba mengembangkan bisnisnya melalui platform daring.?
Sementara itu, nilai bisnis ecommerce di Indonesia diperkirakan dapat mencapai Rp120 triliun hingga Rp140 triliun hingga akhir tahun ini. Fakta ini menunjukkan bahwa masih terdapat senjang yang sangat besar dalam pemanfaatan ecommerce bagi UKM.
?Salah satu prioritas yang harus dikedepankan oleh pelaku UKM adalah untuk memastikan kualitas produk yang diciptakan dan menjual produknya ke target konsumen yang sesuai,? lanjutnya.?
Selain fasilitas pinjaman yang dihadirkan bersama BNI, Lazada Indonesia juga menyediakan berbagai fasilitas dan manfaat lain yang dapat meningkatkan pertumbuhan bisnis para penjual secara signifikan, mulai dari inisiatif berjualan tanpa komisi, beragam pelatihan untuk meningkatkan kualitas operasional penjual hingga dukungan dari perusahaan logistik mitra kerja sama Lazada.?
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar
Tag Terkait: