Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bursa Merah Membara: Investor Ramai-ramai Hengkang dari Saham Tambang Batu Bara!

Bursa Merah Membara: Investor Ramai-ramai Hengkang dari Saham Tambang Batu Bara! Kredit Foto: PLN
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa saham domestik merah membara dengan catatan koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sedalam -1,10% ke level 6,841,70 pada penutupan sesi pertama, Senin, 23 Mei 2022. Tekanan jual menjadi biang kerok tumbangnya IHSG ke zona merah. 

Melansir RTI, aksi obral saham mampu membukukan nilai jual bersih asing sebesar Rp56,30 miliar per Senin siang. Nilai tersebut setara dengan net sell Rp201,31 miliar dalam sepekan. Menariknya, saham komoditas tambang batu bara ramai-ramai menempati daftar saham dengan net sell tertinggi. Baca Juga: Keperkasaan Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Bikin Dolar AS Remuk Redam!

Ramai ditinggalkan investor, nilai jual bersih atas saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mencapai Rp66,6 miliar pada akhir sesi pertama hari ini. Meski begitu, saham PTBA masih parkir di zona hijau dengan penguatan 0,99% ke level Rp4.090 per saham.

Setelah PTBA, asing juga aktif melego saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dengan net sell Rp29,9 miliar dan membuat saham ADRO melemah -3,02% pada jeda siang. Saham PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) pun tak lepas dari aksi jual asing yang nilainya menembus Rp25,3 miliar. Saham ADMR turun -3,70% ke level Rp2.340 per saham pada jeda siang. 

Masih dari saham tambang, asing tercatat aktif melepas saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) dengan capaian nilai jual bersih sebesar Rp24,5 miliar. Saham ITMG menguat 0,08% ke level Rp33.075 per saham. Berikutnya, ada juga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang dilego asing senilai Rp22,4 miliar dan masih dapat menguat 3,21% ke level Rp2.570 per saham pada sesi I.

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan