Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Novel Bamukmin Dibuat Geram! Tujuan Asli FPI Reborn Dibongkar, Ternyata...

Novel Bamukmin Dibuat Geram! Tujuan Asli FPI Reborn Dibongkar, Ternyata... Kredit Foto: Twitter/DPP LIP
Warta Ekonomi, Jakarta -

Wasekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Bamukmin menyebut sekelompok orang yang mengaku sebagai FPI Reborn bertujuan untuk menjatuhkan elektabilitas Gubernur DKI Anies Baswedan jelang pelaksanaan Pilpres 2024 mendatang. Hal itu dikatakan Novel Bamukmin menanggapi sekelompok orang yang mengatasnamakan FPI Reborn menggelar deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden, di Jakarta, kemarin.

"Menurut saya pribadi deklarasi Anies Baswedan oleh FPI palsu pertama ingin menjatuhkan nama Anies Baswedan yang memang elektabilitasnya terus meroket," kata Novel saat dihubungi Suara.com, Selasa (7/6/2022).

Baca Juga: Survei Terbaru, Siapa Sangka Anies, Ganjar dan Ridwan Kamil Digusur Oleh Sosok Ini

Kata dia, perbuatan dari orang yang mengaku sebagai FPI Reborn tersebut, bertujuan untuk memberi stigma buruk ke FPI yang asli.

"Kedua ingin memberikan stigma buruk kepada FPI, kepada masyarakat dengan sikap berpolitiknya karena ternyata FPI sangat bermuatan kepentingan politik," ujarnya.

Kemudian, kata Novel, perbutan dari FPI palsu juga ingin memberi kesan ambisius kepada FPI yang sekarang.

"Memberikan pesan sangat ambisi untuk berkampanye walau belum masuk dalam ketetapan pilpres, namun sudah mengambil langkah dukung-mendukung," jelas Novel.

Ketua Umum DPP Front Persaudaraan Islam (FPI), Muhammad Alattas sebelumnya membantah terkait aksi FPI Reborn yang menggelar deklrarasi dukung Anies Presiden di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (6/6/2022) kemarin.  Muhammad Alattas bahkan menyebut jika FPI reborn itu palsu karena bukan dari bagian organisasinya. 

"Bahwa Front Persaudaraan Islam dari tingkat Pusat sampai Ranting tidak pernah mengundang, menggerakkan, dan melakukan aksi dengan tema apa pun pada Senin 6 Juni 2022, sehingga bila ada yang melakukan aksi mengatasnamakan Front Persaudaraan Islam maka dapat dipastikan adalah aksi fiktif dan palsu," ujarnya.

Dia menegaskan FPI hingga saat ini belum pernah berbicara tentang calon presiden yang akan mereka dukung.

"DPP Front Persaudaraan Islam sejak berdiri hingga saat ini tidak pernah terlibat dalam Aksi Dukung Mendukung Capres 2024 mana pun, dan DPP FPI pun hingga saat ini belum menentukan sikap apa pun terkait Capres 2024."

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Adrial Akbar

Bagikan Artikel:

Video Pilihan