Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kok Kepikiran Duetkan dengan Ganjar Pranowo? Catat Pak Surya Paloh, Tidak Ada Anies di PDIP!

Kok Kepikiran Duetkan dengan Ganjar Pranowo? Catat Pak Surya Paloh, Tidak Ada Anies di PDIP! Kredit Foto: Twitter/Ruhut Sitompul
Warta Ekonomi, Jakarta -

Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul mengaku heran dengan duet Pemersatu bangsa Anies-Ganjar yang didengungkan oleh Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.

"Ini kadang-kadang Surya Paloh ngomong kok ngalor ngidul? Anies-Ganjar?" kata Ruhut Sitompul yang dihubungi JPNN.com, Senin (26/6).

Baca Juga: Anies Baswedan Bakal Temui Jokowi, PSI Nyeletuk: Ujug-ujug Sudah ke Presiden

Dia menyebutkan bagi PDIP tidak ada nama Anies Baswedan. "Tidak ada Anies. Itu saja. Ganjar, ya, Ganjar. Kalau dia mau Anies, ya, Anies," lanjut dia.

Tak hanya itu, Ruhut juga meminta agar partai politik lain untuk berhenti menggoda kader PDIP. "Kami loyalis Ibu Megawati Soekarnoputri dan kami tidak pernah liat dia marah kepada kami, tetapi penuh kasih sayang sebagai ibu, karena itu kenapa kami tegak lurus," jelasnya.

Eks kader Demokrat itu juga menyebutkan bahwa seluruh kader PDIP menyerahkan keputusan kepada Megawati Soekarnoputri karena keinginan bersama. "Itu memang maunya kami bukan keinginan ibu (Megawati) karena kami tau, kami bisa begini karena ibu," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengakui turut memberikan usulan nama calon presiden dan calon wakil presiden kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Usulan itu diberikan sebagai salah satu upaya menghindari polarisasi pada Pemilu 2024.

Salah satu usulan nama capres-cawapres yang dipercaya bisa menghindari polarisasi politik masyarakat adalah Anies-Puan hingga Anies-Ganjar. "Saya, itu saya akui iya (mengusung nama pasangan capres-cawapres)," ujar Paloh di NasDem Tower, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (23/6/2022).

Dia menjelaskan bahwa NasDem sangat ingin polarisasi di masyarakat berakhir. Surya Paloh mengatakan, usulan nama pasangan capres-cawapres kepada Jokowi itu murni karena keinginannya menghadapi pemilu yang damai.

"Saya tidak punya subjektivitas. Untuk apa? Kan saya bukan kandidat. Kalian tahu itu," kata Surya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan