Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Soal Obat Penurun Panas, IDI Minta Orang Tua Konsultasi ke Dokter

Soal Obat Penurun Panas, IDI Minta Orang Tua Konsultasi ke Dokter Kredit Foto: Unsplash
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) meminta orang tua berkonsultasi kepada dokter tentang penggunaan obat penurun panas bagi anak yang mengalami sakit demam. Hal ini sebagai bagian dari kewaspadaan terhadap kemunculan penyakit gagal ginjal akut misterius pada anak.

"Jangan kemudian sembarangan memberi obat tanpa ada resep dokter. Karena ini menjadi satu perhatian juga bagi masyarakat," kata Ketua Umum IDI Adib Khumaidi di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (19/10).

Menurut dia, yang menjadi kesadaran bagi masyarakat yakni meningkatkan kewaspadaan. Bukan melarang konsumsi obat paracetamol sirup untuk anak yang diduga mengandung etilen glikol.

Menurut dia, IDI telah memberikan imbauan kepada para dokter jika menemukan kasus gagal ginjal akut untuk menelusuri dan kemudian melaporkan ke Dinas Kesehatan atau Kementerian Kesehatan.

"Pada dasarnya, IDI dan perhimpunan yang terkait selalu berdasarkan pada ilmu pengetahuan," katanya. Oleh karena itu, lanjut dia, IDI memberi suatu upaya antisipatif kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam penggunaan obat dan bukan kemudian melarang.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat adanya 206 kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal dari 20 provinsi di Indonesia. Penyakit yang menyerang anak usia antara enam bulan sampai 18 tahun tersebut telah menewaskan puluhan jiwa di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga: Bupati Giri Prasta Hadiri Puncak HUT Sekaa Teruna Surya Chandra Banjar Kedewatan ke-32

Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Warta Ekonomi dengan Republika.

Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: