Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Transisi Pergantian Panglima Bakal Berjalan Halus

Transisi Pergantian Panglima Bakal Berjalan Halus Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anggota Komisi I DPR, Dave Laksono, mengatakan, Rapat Paripurna DPR tentang pengesahan persetujuan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai panglima TNI akan dilakukan pada Selasa (6/12). 

"Hasil uji kelayakan dan kepatutan Laksamana TNI Yudo Margono sebagai calon panglima TNI diserahkan langsung pada hari ini ke pimpinan DPR. Mungkin pada Selasa akan dilaksanakan Paripurna," kata Laksono verifikasi faktual ke rumah dinas Margono di Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat malam.

Setelah sidang paripurna, lanjut dia, pimpinan DPR akan langsung mengirim ke Istana Merdeka untuk langsung dijadwalkan pelantikan. 

"Kapan pelantikannya tergantung Presiden Jokowi," kata Laksono.

Sementara terkait verifikasi faktual ke rumah dinas Margono, kata dia, Komisi I DPR ingin melihat bagaimana harmonisnya dan dukungan keluarga terhadap kerjanya selama ini mengingat masa jabatan dia sebagai panglima TNI kurang dari satu tahun.

"Kami lihat dan saksikan sendiri dan kami yakini bahwa beliau bisa dapat melanjutkan kepemimpinan TNI ke depan untuk terus membangun TNI lebih kuat dan solid serta menjaga netralitas TNI karena tahun ke depan bahwa akan jadi tahun politik dimana dia harus menyiapkan struktur TNI untuk mengamankan Pemilu," jelasnya. 

Tak hanya itu, kata dia, Margono juga harus menjaga kondusivitas agar tidak terjadi konflik di masyarakat.

"Kita yakini transisi kekuasaan lebih halus dan beliau bertanggung jawab memastikan program-program pemerintah terkait poros maritim berlangsung dengan baik dan itu sudah dipaparkan dan kami yakin ini terbaik," ujar dia. 

Rapat internal Komisi I DPR RI pada Jumat sore menyetujui Margono sebagai panglima TNI, setelah yang bersangkutan menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan calon panglima TNI.

Baca Juga: Soal Utang Rp50 M, Pendukung Anies Heran Sandi Menjerit Seolah Dikhianati: Jahat Betul, Kalau Jadi Bahan Black Campaign

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: