Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anies Baswedan Tak Punya Pengaruh Cukup Kuat untuk Tingkatkan Elektabilitas Partai, Nasdem Bilang Begini

Anies Baswedan Tak Punya Pengaruh Cukup Kuat untuk Tingkatkan Elektabilitas Partai, Nasdem Bilang Begini Kredit Foto: Twitter/Anies Baswedan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sebelumnya, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terbaru yang menunjukkan penurunan suara Nasdem secara signifikan sejak Pemilu 2019. 

Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, menyebut deklarasi mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, oleh Nasdem ternyata belum cukup mampu mengerek perolehan suara.

"Buahnya jelas belum terlihat," katanya dalam paparan hasil survei, Minggu (18/12/2022).

Pada Pemilu 2019, Nasdem meraih 9,1 persen suara. Lalu dalam survei yang digelar SMRC, perolehan suara Nasdem tersisa 3,2 persen. 

Baca Juga: Anak Buah Megawati Nggak Main-main Kritik Heru yang Isi Posisi Anies Baswedan, Gembong: Sangat Minus!

Menurut Deni jika deklarasi Anies pada Oktober 2022 lalu memberi efek, seharusnya ada kenaikan konsisten atas suara Nasdem.

"Tapi sejauh ini deklarasi belum berdampak menaikkan elektabilitas Nasdem secara signifikan," jelasnya.

Partai Nasdem pun turut menanggapi hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menurun karena efek deklarasi Anies Baswedan sebagai bakal capres belum terlihat.

Politikus senior Partai Nasdem, Bestari Barus, mengatakan, hasil survei itu justru menambah semangat Partai Nasdem untuk meraup suara elektabilitas di Pemilu 2024.

"Kita semakin awas untuk melakukan hal-hal baru dan tidak kemudian merasa takut dengan hasil itu dan menimbulkan dampak semangat yang tinggi lagi," katanya melansir dari Akurat.co, Senin (19/12/2022).

Baca Juga: Kunjungan Anies Baswedan ke Daerah Disebut Bawaslu Curi Start, Orang PAN Pasang Badan: Belum Masuk Masa Kampanye!

Bahkan, Bestari memastikan partainya tetap konsisten untuk memenangkan pemilu dan bakal capresnya. Dia mencontohkan, salah satunya dengan kegiatan safari politik yang dilakukan Anies ke berbagai daerah.

"Seiring waktu berjalan, akan berjalan kok. Sebagai contoh kasus saja bahwa beberapa kegiatan yang telah dilakukan menyapa masyarakat di wilayah beberapa provinsi ini sudah terlihat mesin sudah mulai panas ya kan," ujarnya.

Bestari menambahkan, Nasdem dalam waktu dekat berencana akan melanjutkan strategi menggerakan mesin partai dari hasil pertemuan Anies dengan masyarakat.

"Mudah-mudahan habis tahun baru nanti mulai lagi Nasdem setelah di-launching nomor nurut bisa bersosialisasi lebih masif lagi," tutup tim pemenangan pemilu Nasdem itu.



Diketahui, Survei SMRC itu digelar secara tatap muka pada 3-11 Desember 2022. Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum yaitu yang sudah berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan. 

Baca Juga: Demokrat Terus Berupaya Menjadikan AHY Cawapres Anies Baswedan: Kita Ingin Menang!

Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1.220 responden.  Response rate atau responden yang dapat diwawancarai secara valid sebesar 1.029 atau 84 persen.

Margin of error hasil survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Sabrina Mulia Rhamadanty

Bagikan Artikel: