Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Triv Foundation Luncurkan Beasiswa F.I.R.E untuk Talenta Blockchain

Triv Foundation Luncurkan Beasiswa F.I.R.E untuk Talenta Blockchain Kredit Foto: Tangkapan Layar TRIV FUTURES
Warta Ekonomi, Jakarta -

Triv Foundation meluncurkan Program Beasiswa F.I.R.E (Future Innovators in Rising Economy) untuk mendukung pengembangan talenta blockchain dan Web3 di Indonesia. Program hasil kolaborasi dengan MEXC Foundation ini mendapat respons tinggi dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi sejak diumumkan pada November 2025, dengan jumlah pendaftar yang melampaui ekspektasi awal.

CEO & Founder Triv, Gabriel Rey, mengatakan antusiasme mahasiswa mencerminkan kesiapan generasi muda Indonesia untuk terlibat lebih jauh dalam industri blockchain, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai pengembang dan inovator.

“Minat mahasiswa jauh melebihi ekspektasi awal. Antusiasme ini menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki rasa ingin tahu dan kesiapan tinggi untuk terlibat lebih dalam di industri blockchain, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai builder dan innovator,” ungkap Gabriel Rey, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Baca Juga: TRIV dan CryptoWave Apresiasi Pengguna lewat Diskon 15% di Seluruh Outlet ISMAYA

Beasiswa F.I.R.E dirancang untuk mencetak calon pemimpin blockchain dan Web3 melalui pendidikan terstruktur, pendampingan (mentorship), serta paparan langsung terhadap praktik industri. Saat ini, program telah memasuki tahap seleksi dan onboarding, dengan peserta terpilih mulai mengikuti pengenalan kurikulum, sesi fundamental blockchain, dan persiapan menuju fase pendampingan intensif melalui F.I.R.E Mentorship Lab.

Dari ratusan pendaftar yang berasal dari perguruan tinggi negeri dan swasta di berbagai daerah, Triv Foundation telah menyeleksi delapan mahasiswa berprestasi. Peserta tersebut terdiri dari dua mahasiswa Universitas Indonesia (UI), tiga mahasiswa Universitas Bina Nusantara (BINUS), dan tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Jumlah peserta terpilih ini masih akan bertambah secara bertahap.

Latar belakang peserta terbilang beragam, mulai dari Teknik Informatika atau Ilmu Komputer, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Data Science, hingga Ekonomi, Bisnis, dan Manajemen. Sejumlah peserta juga berasal dari jurusan non-teknis yang memiliki minat kuat terhadap blockchain dan Web3.
“Hal ini menunjukkan bahwa ekosistem blockchain semakin diminati lintas disiplin,” kata Gabriel Rey.

Ia menjelaskan, kurikulum Beasiswa F.I.R.E disusun dengan pendekatan industry driven, mencakup pemahaman fundamental blockchain dan Web3use case industri nyata, serta pengembangan keterampilan teknis dan non-teknis seperti problem solvingcritical thinking, dan kolaborasi. Melalui F.I.R.E Mentorship Lab, peserta dibimbing langsung oleh praktisi industri untuk mengerjakan studi kasus dan simulasi persoalan riil.

Baca Juga: OJK Catat Aktivitas Kripto Capai Rp482,23 Triliun pada 2025, Indodax Soroti Minat Investor Domestik

Sebagai pelaku industri blockchain di Indonesia, Triv Foundation menempatkan diri sebagai penghubung antara dunia akademik dan industri. Materi pembelajaran diselaraskan dengan kebutuhan industri terkini, mentor berasal dari praktisi aktif, dan peserta diperkenalkan pada realitas dunia kerja blockchain, termasuk aspek regulasi, compliance, dan best practices.
“Tujuannya adalah mencetak talenta yang tidak hanya pintar secara teknis, tetapi juga siap secara profesional,” ujar Gabriel Rey.

Indonesia Country Manager of MEXC Foundation, Excelsior, menyatakan Indonesia menjadi prioritas strategis MEXC Foundation di Asia Tenggara karena populasi muda yang besar serta tingkat adopsi teknologi digital yang cepat, termasuk komunitas kripto dan blockchain yang aktif.
“Hal ini menjadikan Indonesia sebagai talent pool strategis untuk pengembangan ekosistem blockchain di Asia Tenggara dan global,” ungkapnya.

Menurut Excelsior, Beasiswa F.I.R.E menjadi platform yang tepat untuk memperkenalkan talenta Indonesia ke standar global melalui kurikulum dan mentorship berkelas internasional. Ia menambahkan, MEXC Foundation memandang program ini sebagai inisiatif jangka panjang yang berpotensi diperluas ke batch berikutnya dengan cakupan lebih luas.

Sebagai informasi, kolaborasi ini menggabungkan pengalaman Triv yang telah melayani lebih dari 3 juta pengguna di Indonesia sejak 2015 dengan jangkauan global MEXC Foundation dalam pendidikan dan pemberdayaan blockchain serta Web3.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: