Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Lewat Program SIKAP Pemprov Jatim Raih Penghargaan MURI ‎

Lewat Program SIKAP Pemprov Jatim Raih  Penghargaan MURI ‎ Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Surabaya -

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Timur terus penguatan Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang dikembangkan Pemprov Jawa Timur sebagai model pendidikan kontekstual dan berkelanjutan.

‎Perempuan nomer satu di Jawa Timur ini juga mengatakan pihaknya menggandeng 110.481 guru dan murid SMA, SMK, serta SLB negeri dan swasta se-Jawa Timur, yang dipusatkan di SMKN 1 Plosoklaten, Kabupaten Kediri untuk penanaman ragam tanaman produktif, penaburan benih ikan, dan panen.

‎Selain itu kata Khofifah, kegiatan yang merupakan implementasi program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP) secara masif ini sekaligus mengantarkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih dua penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

‎"Sekolah harus menjadi ruang belajar yang hidup. Anak-anak belajar teori sekaligus praktik menanam, merawat, memanen, dan mengelola hasilnya,” ujar Khofifah.

‎Khofifah menambahkan, ketahanan pangan merupakan salah satu pilar strategis pembangunan Jawa Timur. Karena itu, sekolah memiliki peran penting sebagai pusat edukasi dalam menanamkan kesadaran pangan sejak dini sekaligus menyiapkan generasi yang adaptif menghadapi tantangan masa depan.

Baca Juga: ‎Hana Belladina Terpilih sebagai Ketum BPD GINSI Jatim 2025-2030, Ini Lima Program Prioritasnya

‎Atas implementasi Program SIKAP yang masif dan terukur, Provinsi Jawa Timur mencatatkan capaian nasional dengan meraih dua penghargaan MURI.

‎“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Program SIKAP telah diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan,” pungkas Khofifah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: