Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BYD Atto 4 Sedan Listrik 570 Km di Bawah Rp500 Juta, Siap Tantang SUV?

BYD Atto 4 Sedan Listrik 570 Km di Bawah Rp500 Juta, Siap Tantang SUV? Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

BYD Atto 4 muncul sebagai sedan listrik jarak jauh di bawah Rp500 juta yang mulai mengusik dominasi SUV di pasar kendaraan listrik Indonesia.

Pasar mobil listrik nasional selama ini didominasi SUV dan crossover karena dianggap lebih sesuai dengan karakter jalan dan kebutuhan keluarga.

Namun kehadiran sedan listrik dengan jarak tempuh hingga 570 kilometer membuka opsi baru bagi konsumen yang mengejar efisiensi dan biaya operasional rendah.

BYD memposisikan Atto 4 sebagai sedan listrik dengan harga terjangkau, jarak tempuh panjang, dan teknologi baterai generasi terbaru.

Secara teknis, Atto 4 dibekali baterai Blade Battery khas BYD dengan kapasitas sekitar 60 kWh hingga 65 kWh tergantung varian.

Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga di kisaran 200 hp dengan torsi lebih dari 300 Nm untuk penggunaan harian dan perjalanan jauh.

Akselerasi 0–100 km per jam diklaim berada di bawah 8 detik, menempatkannya sejajar dengan banyak SUV listrik di kelas menengah.

Klaim jarak tempuh hingga 570 kilometer mengacu pada standar pengujian CLTC yang menekankan efisiensi berkendara dalam kondisi ideal.

Konsumsi energi yang lebih rendah dibanding SUV menjadi keunggulan utama sedan listrik dalam penggunaan jarak jauh.

Dari sisi desain, Atto 4 mengusung siluet rendah dan aerodinamis untuk menekan hambatan angin dan meningkatkan efisiensi baterai.

Pendekatan aerodinamis ini membuat sedan listrik lebih stabil di kecepatan tinggi dibanding SUV dengan bodi lebih tinggi.

Fitur keselamatan standar meliputi sistem bantuan pengemudi, pengereman darurat otomatis, adaptive cruise control, dan lane keeping assist.

Di dalam kabin, BYD menyematkan layar sentuh besar, panel instrumen digital penuh, serta sistem infotainment berbasis konektivitas terbaru.

Harga di bawah Rp500 juta membuat Atto 4 masuk langsung ke wilayah persaingan SUV listrik entry hingga menengah.

Di segmen yang sama, SUV listrik menawarkan posisi duduk lebih tinggi dan fleksibilitas ruang bagasi untuk kebutuhan keluarga.

Namun sedan listrik seperti Atto 4 unggul dalam stabilitas, efisiensi energi, dan biaya pengisian yang lebih hemat per kilometer.

Pilihan ini mulai memaksa konsumen mempertimbangkan ulang apakah SUV benar-benar kebutuhan utama dalam penggunaan sehari-hari.

Strategi BYD menghadirkan sedan listrik murah menunjukkan upaya memperluas adopsi kendaraan listrik di pasar berkembang.

Langkah ini berpotensi menekan harga kompetitor sekaligus menggeser persepsi bahwa mobil listrik identik dengan SUV mahal.

Baca Juga: Sudah Kalahkan Penjualan Tesla, 2026 BYD Targetkan Penjualan Mobil Listrik Meningkat Jadi 1,3 Juta Unit

Dengan jarak tempuh 570 kilometer, tenaga kompetitif, dan harga di bawah Rp500 juta, BYD Atto 4 menjadi penantang serius di kelas menengah.

Pertanyaannya kini bukan lagi soal sedan atau SUV, melainkan model mana yang paling efisien, rasional, dan sesuai pola mobilitas konsumen Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: