Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Berdayakan Perempuan Prasejahtera, PNM Tampilkan Strategi Berbeda di Industri Keuangan

Berdayakan Perempuan Prasejahtera, PNM Tampilkan Strategi Berbeda di Industri Keuangan Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menerapkan strategi yang berbeda dari lembaga keuangan lain dengan menjadikan pemberdayaan sebagai langkah awal sebelum mengucurkan pembiayaan. Melalui pendekatan ini, PNM memastikan setiap nasabah mendapatkan pendampingan menyeluruh, mulai dari merintis hingga mampu mengelola usaha yang stabil. 

Pemberdayaan perempuan prasejahtera pun menjadi ciri khas yang membedakan layanan PNM di industri keuangan, yang salah satunya diwujudkan melalui strategi rutin program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar di berbagai wilayah Indonesia.

Contoh terbaru dari strategi tersebut adalah pelaksanaan PKU Akbar di Surabaya yang merangkul sedikitnya 500 nasabah melalui dukungan jaringan luas 166 kantor unit. Di sini, para peserta mendapatkan berbagai pelatihan bermanfaat secara gratis, mulai dari literasi keuangan hingga keterampilan praktis untuk menunjang bisnis mereka. 

Dengan jangkauan yang luas di 128 kecamatan, kegiatan ini menjadi bagian dari strategi besar PNM dalam membantu nasabah naik kelas melalui edukasi dan penyusunan laporan keuangan yang lebih teratur.

PKU Akbar Surabaya diawali dengan rangkaian coaching clinic interaktif. Pada sesi sharing bersama Pendamping Usaha Mikro dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan, Provinsi Jawa Timur. Nasabah mendapatkan pemahaman mengenai legalitas usaha serta kesempatan berkonsultasi langsung untuk pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal Kelas cooking dan handycraft juga digelar secara praktik langsung.

“Dulu saya hanya fokus jualan tanpa tahu cara mengurus izin atau menghitung untung-rugi dengan benar. Dari PKU Akbar, saya jadi lebih paham dan percaya diri mengembangkan usaha,” ujar salah satu peserta yang memiliki usaha Nastar Semanggi (NAGI).

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menegaskan bahwa pemberdayaan adalah inti dari model bisnis PNM.

Baca Juga: PNM Perluas Akses Keuangan, Resmi Buka Empat Unit Mekaar Baru di Kepulauan Maluku Utara

“Kami percaya pembiayaan akan jauh lebih berdampak jika didahului dan disertai pendampingan yang konsisten. Fokus kami pada pemberdayaan perempuan prasejahtera menjadikan PNM hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi sebagai mitra tumbuh masyarakat dalam berusaha. Melalui PKU Akbar, nasabah tidak hanya belajar dari para ahli, tetapi juga dari sesama pelaku usaha yang telah lebih dulu berkembang. Inilah ekosistem belajar yang membuat mereka lebih siap naik kelas,” jelas Dodot.

Rangkaian kegiatan juga diperkuat dengan talkshow bersama Bank Indonesia dan OJK serta bazaar yang menghadirkan 20 UMKM binaan, membuka ruang promosi dan perluasan jejaring usaha bagi para nasabah.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Amry Nur Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: