Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Perkenalkan Ini Dia Kenta Kon CEO Toyota Terbaru, Punya Visi Hadapi Persaingan Ketat dengan BYD

Perkenalkan Ini Dia Kenta Kon CEO Toyota Terbaru, Punya Visi Hadapi Persaingan Ketat dengan BYD Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Toyota Motor Corporation (Toyota) secara resmi mengumumkan penunjukan Kenta Kon sebagai President & Chief Executive Officer (CEO) yang baru dan mulai aktif menjalankan tugasnya per 1 April 2026.

Kenta Kon sebelumnya menempati posisi sebagai Kepala Operasional dan Kepala Keuangan atau Chief Financial Officer (CFO) Toyota. Ia menggantikan posisi Koji Sato, yang akan mendapatkan penugasan baru sebagai Wakil Ketua (Chairman) Dewan Direksi di bawah Akio Toyoda.

Sebagai bos baru raksasa Jepang ini, Kon akan menangani manajemen internal perusahaan, sementara Sato akan fokus pada industri yang lebih luas, termasuk menjadi ketua Asosiasi Produsen Mobil Jepang (JAMA).

Baca Juga: Harga Resmi Toyota Veloz Hybrid Diumumkan di IIMS 2026, Ada Varian yang Cuma Rp308 Juta

Kon dipilih karena pengalamannya di bidang keuangan, karena perusahaan bertujuan untuk meningkatkan keuntungan. Ia akan ditugaskan untuk menerapkan reformasi skala besar pada seluruh rantai divisi perusahaan.

Penunjukan Kon sebagai CEO mencerminkan perubahan strategi manajemen Toyota dari fokus teknis ke penekanan pada efisiensi keuangan, profitabilitas, dan respons cepat terhadap perubahan industri otomotif global dengan kompetisi EV, mobilitas pintar, tekanan biaya.

Sebelumnya, CEO Toyota sejak 2023 adalah Koji Sato, yang menggantikan Akio Toyoda. Sato kini akan menjadi Vice Chairman dan Chief Industry Officer, sementara Akio Toyoda tetap sebagai Chairman Toyota Motor Corporation.

Sedangkan untuk Sato, perannya di JAMA akan memungkinkannya untuk menjalin kolaborasi yang lebih besar dengan produsen mobil Jepang lainnya.

Saat ini Toyota menghadapi zaman yang berubah ketika menghadapi saingan yang mengancam dominasinya di kancah global, dengan kemunculan raksasa produsen mobil China seperti BYD yang semakin mendunia berkat produk mobil listriknya.

Meskipun demikian, perusahaan tersebut berhasil menjual rekor 11,3 juta kendaraan tahun lalu, mempertahankan posisinya sebagai produsen mobil terbesar di dunia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel: