Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Yakin Bullish, Begini Prediksi Anak Trump Soal Harga Bitcoin (BTC)

Yakin Bullish, Begini Prediksi Anak Trump Soal Harga Bitcoin (BTC) Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Anak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Eric Trump kembali menegaskan pandangan optimistisnya terhadap bitcoin, bahkan menyebut dirinya belum pernah sebegitu yakin terhadap prospek aset kripto tersebut.

Dikutip dari CNBC International, Eric Trump menyebut bitcoin sebagai salah satu kelas aset dengan kinerja terbaik dalam satu dekade terakhir dan meyakini harga aset kripto terbesar di dunia itu berpotensi menembus US$1 Juta.

Baca Juga: Investor Waspada Risiko Global, Begini Nasib Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (20/2)

“Saya pendukung besar bitcoin karena saya benar-benar percaya harganya bisa mencapai US$1 Juta,” ujar Eric Trump.

Ia mengingatkan bahwa dua tahun lalu bitcoin sempat diperdagangkan di US$16.000. Namun pada akhirnya ia bisa melonjak tajam hingga berada di US$70.000.

Menurut Eric Trump, dalam kurun sepuluh tahun tahun terakhir, bitcoin telah mencatatkan kenaikan rata-rata sekitar tujuh puluh persen per tahun. Hal itu menurutnya adalah sebuah kinerja yang menurutnya sulit ditandingi oleh kelas aset lain.

“Coba sebutkan satu kelas aset yang performanya lebih baik dari bitcoin,” katanya.

Ia juga mengakui volatilitas tinggi yang melekat pada aset kripto, namun menilai fluktuasi tersebut sepadan dengan potensi keuntungan jangka panjang.

Baca Juga: Investor Waspada, Penurunan Harga Bitcoin (BTC) Bisa Jadi Tanda Krisis Akibat AI

“Volatilitas pasti ada pada aset dengan potensi kenaikan yang besar,” ujarnya.

“Namun saya belum pernah sebegitu bullish terhadap bitcoin maupun kripto seperti sekarang," tuturnya.

Baca Juga: Strategy (MSTR) Kembali Borong Bitcoin (BTC), Jumlahnya Segini

Pernyataan Eric Trump muncul di saat harga bitcoin tengah bergerak dalam kisaran US$66.000. Harga bitcoin mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir akibat sentimen global dan sikap hati-hati investor terhadap aset berisiko.

Kepala Perdagangan Over-the-counter Wintermute, Jake Ostrovskis mengatakan banyak investor saat ini memilih membeli perlindungan penurunan harga (downside protection) sembari membatasi eksposur ke potensi kenaikan dari bitcoin.

Baca Juga: Lewat Inovasi Terbaru, Elon Musk Kejutkan Trader Saham dan Kripto di X

Salah satu faktor utama adalah meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama potensi aksi militer dari Iran dan Amerika Serikat (AS). Risiko konflik tersebut terus menjadi sentimen negatif bagi aset berisiko, termasuk kripto.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: