Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Airlangga Ungkap Nasabah Bulion Bank Tembus 5,7 juta

Airlangga Ungkap Nasabah Bulion Bank Tembus 5,7 juta Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan jumlah nasabah bank bullion mengalami lonjakan signifikan dalam setahun terakhir. Hingga Februari 2026, jumlah nasabah tercatat mencapai 5,7 juta orang.

Airlangga menyebut angka tersebut meningkat 78% dibandingkan Februari 2025 yang masih berada di level 3,2 juta nasabah.

“Bank Bullion itu di Februari tahun lalu jumlah nasabahnya 3,2 juta sekarang sudah mencapai 5,7 juta jadi itu meningkat dengan pesat,” kata Airlangga dalam acara Aksi Klik Kuatkan Literasi dan Inklusi Keuangan untuk Kesejahteraan, Jumat (6/3/2026).

Selain pertumbuhan nasabah, nilai emas yang digadaikan di Pegadaian juga mengalami peningkatan signifikan. Nilai emas yang digadaikan tercatat mencapai 144,7 ton, naik dari sebelumnya 94 ton.

Ia juga menyampaikan bahwa pemanfaatan emas sebagai pinjaman turut meningkat. Total emas yang dimanfaatkan untuk pinjaman naik sebesar 38,5 ton atau setara Rp102 triliun.

“Nah demikian pula di BSI itu juga meningkat sekarang sudah mencapai 22 ton,” terangnya.

Baca Juga: Bullion Bank RI Kelola 40,51 Ton Emas, Laba Tembus Rp8,34 triliun

Baca Juga: Prima Bersama Pegadaian Dorong Investasi Emas Digital di Aplikasi Tring!

Baca Juga: Perang Israel-Iran Pecah, Emas Diproyeksi Cetak Rekor Baru

Menurut Airlangga, tren peningkatan tersebut tidak lepas dari kenaikan harga emas global serta kondisi geopolitik yang mendorong masyarakat mencari instrumen penyimpanan nilai yang lebih aman.

Ia menjelaskan bahwa saat peluncuran bank bullion, harga emas global masih berada di kisaran US$3.000 per ons. Kini harga emas telah melonjak hingga sekitar US$5.000 per ons.

“Dan ini karena pengaruh perang memang safe haven daripada ketidakpastian untuk simpanan karena salah satunya adalah emas,” jelasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Annisa Nurfitri