Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bikin Supercar Listrik Berteknologi AI, Produsen Penyedot Debu Tiongkok Gandeng Kampus Top AS

Bikin Supercar Listrik Berteknologi AI, Produsen Penyedot Debu Tiongkok Gandeng Kampus Top AS Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dreame, perusahaan asal Tiongkok yang lebih dikenal sebagai produsen penyedot debu (vacuum cleaner) dan peralatan rumah tangga, membuat langkah mengejutkan di industri otomotif.

Dreame resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan University of California Berkeley (UC Berkeley) untuk mengembangkan kendaraan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kerja sama dengan universitas riset publik ternama di Amerika Serikat yang telah berdiri sejak 1868 ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan sistem kontrol otonom kendaraan.

Dreame memiliki visi jangka panjang untuk menciptakan teknologi AI mutakhir yang mampu mengendalikan seluruh aspek mobil, mulai dari persepsi, pengambilan keputusan, hingga sistem sasis dan powertrain.

Untuk mewujudkannya, Dreame saat ini tengah fokus mengembangkan sistem pembelajaran berkelanjutan, arsitektur multi-agen, dan platform komputasi. Perusahaan yang didirikan oleh Yu Hao ini telah mempertemukan para insinyurnya dengan tim peneliti Berkeley dalam sebuah sesi kolaborasi mendalam yang berfokus pada AI dan transportasi cerdas.

Ekspansi agresif Dreame ke segmen otomotif sebenarnya telah diumumkan sejak tahun lalu lewat tiga jenama konsep: Kosmera, Star Motor, dan Nebula. Desain eksterior kendaraan mereka diklaim banyak terinspirasi dari siluet khas Bugatti, Rolls-Royce, hingga M-Hero.

Produk perdana dari ambisi ini adalah Nebula Next 01, sebuah sedan listrik empat pintu berperforma tinggi. Pertama kali diperkenalkan pada ajang CES 2026, mobil ini dibekali empat motor listrik yang mampu memuntahkan tenaga puncak hingga 1.903 tenaga kuda (hp). Akselerasinya terbilang buas, mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 1,8 detik.

Sedan listrik ini juga menonjolkan desain aerodinamis dengan koefisien hambatan udara (drag coefficient) hanya 0,185 Cd, serta tingkat kekakuan torsi di atas 45.000 Nm/deg.

Selain sedan, Dreame juga telah memperkenalkan model crossover bernama Nebula Next 01X pada bulan lalu. Model ini dilengkapi dengan suspensi elektromagnetik, opsi penggerak range-extended, sistem pengereman mekanis elektrik (EMB), serta dua cip yang memiliki daya komputasi puncak mencapai 2.000 TOPS. Nebula Next 01X dijadwalkan masuk tahap produksi massal pada tahun 2027.

Tidak hanya dari sisi kendaraan, Dreame juga memamerkan inovasi baterai solid-state yang dijuluki "Starry Sky Crystal Core Power" dengan kapasitas tingkat sel 60 Ah (ampere-hour). Baterai ini diklaim memiliki kepadatan energi di atas 450 Wh/kg dengan efisiensi integrasi paket mencapai 85%.

Pihak perusahaan menyebutkan bahwa pengiriman baterai dalam skala kecil akan dimulai tahun ini. Pengisian daya dari 30% hingga 80% diklaim memakan waktu 10 menit.

Carnewschina menyebut kecepatannya tercatat masih lebih lambat jika dibandingkan dengan solusi pengisian daya terbaru dari para pemain utama industri baterai seperti BYD, Geely, dan CATL.

Rencananya, Dreame akan membeberkan pembaruan lebih lanjut terkait produk baru dan teknologi inti mereka pada sebuah acara di Silicon Valley pada 27 April mendatang.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait: