Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sikapi Kondisi Ekonomi, Haedar Nashir Terbitkan Edaran Imbauan Gaya Hidup Hemat dan Efesiensi Organisasi Muhammadiyah

Sikapi Kondisi Ekonomi, Haedar Nashir Terbitkan Edaran Imbauan Gaya Hidup Hemat dan Efesiensi Organisasi Muhammadiyah Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, resmi mengeluarkan surat edaran yang mengimbau seluruh elemen Persyarikatan untuk menerapkan budaya hidup hemat dan melakukan efisiensi kerja organisasi.

Kebijakan strategis ini diambil sebagai bentuk kebijaksanaan organisasi dalam menyikapi dinamika perekonomian nasional dan global yang tengah berlangsung saat ini.

Melalui edaran resminya, Haedar Nashir meminta seluruh pimpinan Muhammadiyah di setiap tingkatan untuk mengedepankan prinsip kehati-hatian. Prinsip ini wajib diterapkan secara menyeluruh, mulai dari pengelolaan anggaran belanja, pelaksanaan kegiatan, hingga gaya hidup sehari-hari para kader.

"Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengimbau kepada seluruh elemen Persyarikatan untuk senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dan efisiensi," tegas pedoman tersebut.

"Seluruh pimpinan Persyarikatan pada setiap tingkatan diharapkan dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Mengedepankan efisiensi, penggunaan anggaran belanja, dan menghindari pengeluaran yang tidak mendesak.
  2. Memprioritaskan program dan kegiatan yang bersifat strategis dan berdampak langsung serta mengurangi kegiatan-kegiatan seremonial yang kurang diperlukan.
  3. Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia secara efektif dan bertanggung jawab.
  4. Mengurangi acara-acara regional-nasional dan kunjungan-kunjungan langsung berbiaya tinggi yang dapat digantikan dengan rapat koordinasi atau kegiatan secara daring.
  5. Membatasi frekuensi kunjungan ke luar negeri, khususnya untuk kegiatan yang tidak bersifat prioritas, serta tidak melibatkan pihak yang tidak memiliki kepentingan langsung, dengan memperhatikan prinsip efisiensi anggaran.
  6. Penghematan air, listrik, dan energi di setiap kantor, gedung, dan ruangan. Sebagai alternatif, penghematan listrik dapat dimulai dengan menggunakan panel surya.
  7. Menguatkan budaya hidup cukup, sehat, bersih, dan produktif.
  8. Mempraktikan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) serta Risalah Islam Berkemajuan dalam seluruh aspek kegiatan.

Di luar tata kelola organisasi, Haedar Nashir juga menyerukan penguatan budaya hidup yang cukup, sehat, bersih, dan produktif bagi seluruh warga Muhammadiyah.

Semua langkah dan tindakan harus selalu berakar pada Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM) dan nilai-nilai Risalah Islam Berkemajuan.

Melalui penerapan kedisiplinan dan efisiensi ini, PP Muhammadiyah berharap dapat meningkatkan ruang penghematan, memperkuat kemandirian finansial, serta memastikan stabilitas dan kelangsungan gerak dakwah Persyarikatan di masa mendatang.

"Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan penghematan, memperkuat kemandirian, serta menjaga stabilitas dan kelangsungan Persyarikatan Muhammadiyah," tutupnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat