Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Nasib Malang Hantui Mahasiswa Lulusan 2026, Begini Kata Anies Baswedan

Nasib Malang Hantui Mahasiswa Lulusan 2026, Begini Kata Anies Baswedan Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti beratnya tantangan yang akan dihadapi mahasiswa lulusan tahun 2026 saat memasuki dunia kerja.

Dalam pidatonya di acara wisuda Universitas Gadjah Mada pada Rabu (20/5/2026), Anies mengaku prihatin karena para lulusan harus memulai karier di tengah kondisi ekonomi yang sedang melambat.

Baca Juga: Amerika Hanya Berikan Dua Opsi ke Iran, JD Vance: Kami Sudah 'Locked and Loaded'

“Jadi saya tadi berpesan ya ke teman-teman mungkin ada rekamannya juga bahwa anda lulus di masa sulit. Lulus di masa cari pekerjaan sedang menantang, ekonomi sedang melambat,” kata Anies.

Menurut Anies, situasi tersebut membuat para wisudawan harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan pekerjaan dan bertahan dalam persaingan dunia profesional.

Meski demikian, ia meminta para lulusan tidak menyerah menghadapi keadaan.

Anies mengatakan pengalaman hidup di masa sulit justru bisa membentuk pribadi yang lebih tangguh dan mampu menghadapi tekanan.

“Mereka-mereka yang lulus di masa sulit justru tumbuh dengan keuletan, dengan ketangguhan, dengan kemampuan untuk menghadapi masalah,” ujarnya.

Selain itu, Anies juga berpesan agar para lulusan menjaga nama baik diri sendiri dan almamater karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap perjalanan karier mereka.

“Jaga nama baik pribadi, jaga nama baik Gadjah Mada,” katanya.

Ia menegaskan keberhasilan seseorang bukan hanya soal pencapaian pribadi, tetapi juga kemampuan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga: Pidato Prabowo Bakal Jadi Tradisi Baru Ketatanegaraan Indonesia, Begini Kata DPR

“Beri manfaat pada semua,” ujar Anies.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar