Bela Dino Patti Djalal yang Disentil Seskab Teddy, Anies Baswedan: Dia Bukan Pejabat Karbitan
Kredit Foto: Instagram/aniesbaswedan
Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pasang badan membela mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, yang sebelumnya mendapat sentilan dari Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
Anies secara terbuka memberikan pembelaan dengan membeberkan rekam jejak panjang Dino di dunia diplomasi internasional. Ia menegaskan bahwa kapasitas dan integritas Dino sebagai diplomat senior tidak bisa diukur hanya dari masa jabatannya sebagai Wamenlu yang singkat.
"Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat," tegas Anies.
Melalui kenangan masa lalunya, Anies menceritakan awal mula ia mengagumi sosok Dino Patti Djalal. Momen itu terjadi saat Anies masih berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Saat itu, atmosfer politik internasional sedang menyudutkan posisi Indonesia. Namun, Dino yang masih menjadi diplomat muda di London, berani tampil di panggung BBC World Debate.
"Saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dengan diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: Dino Patti Djalal,"
Hubungan keduanya berlanjut saat Anies menempuh studi PhD di Illinois, Amerika Serikat. Mereka bertemu langsung di Chicago pasca-tragedi 9/11 untuk membahas kondisi mahasiswa dan diaspora Indonesia. Di mata Anies, Dino adalah sosok diplomat yang cerdas, artikulatif, dan mampu menyelesaikan persoalan rumit dengan ketenangan yang luar biasa.
"Ia diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yang sulit ditiru," tambahnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: