Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Dorong Peluang Kerja dan Penguatan UMKM melalui Kemitraan Indonesia-Jerman

Prabowo Dorong Peluang Kerja dan Penguatan UMKM melalui Kemitraan Indonesia-Jerman Kredit Foto: Istihanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemitraan Indonesia dan Jerman tidak hanya berfokus pada perdagangan dan investasi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat pelaku usaha kecil dan membuka lebih banyak peluang kerja bagi sumber daya manusia Indonesia.

Dalam pernyataan pers bersama Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026), Presiden Prabowo menyambut baik berbagai inisiatif kerja sama yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Salah satunya adalah program Partnering in Business with Germany yang ditujukan untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia.

"Selain itu, kami menyambut baik program Partnering in Business with Germany yang ditujukan untuk program UMKM," ujar Prabowo.

Program tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan bagi pelaku UMKM Indonesia untuk meningkatkan kapasitas bisnis, memperluas jejaring internasional, serta membuka akses yang lebih luas terhadap pasar global. Melalui transfer pengetahuan dan pertukaran pengalaman dengan pelaku usaha Jerman, UMKM nasional diharapkan mampu meningkatkan daya saing di tengah persaingan ekonomi dunia yang semakin ketat.

Baca Juga: Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Transisi Energi hingga Industri Semikonduktor

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Joint Economic and Investment Committee (JEIC) kedua pada tahun ini. Forum tersebut dinilai penting sebagai wadah dialog strategis untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi kedua negara.

"Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Joint Economic and Investment Committee yang kedua tahun ini," kata Prabowo.

Selain sektor ekonomi, kerja sama Indonesia dan Jerman juga diperluas pada bidang ketenagakerjaan, khususnya dalam pengembangan tenaga kesehatan.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas penandatanganan Letter of Intent terkait Global Skills Partnership di bidang keperawatan. Kesepakatan tersebut membuka peluang peningkatan kompetensi sekaligus memperluas akses tenaga kesehatan Indonesia untuk bekerja di pasar internasional.

"Di bidang tenaga kerja kesehatan, kami sangat apresiasi penandatanganan Letter of Intent mengenai Global Skills Partnership di bidang keperawatan," ujarnya.

Menurut Presiden, Indonesia ingin memastikan bahwa kerja sama ketenagakerjaan dengan Jerman tidak hanya terbatas pada sektor kesehatan. Pemerintah juga mendorong terbukanya kesempatan yang lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia untuk mengisi kebutuhan tenaga profesional di berbagai sektor strategis di Jerman.

"Indonesia juga ingin memperluas peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Jerman, termasuk di sektor teknologi tingkat tinggi," tutur Prabowo.

Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global. Di sisi lain, kerja sama ini juga diharapkan dapat menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil di Jerman, sekaligus menciptakan manfaat bersama bagi kedua negara.

Melalui penguatan kolaborasi di bidang UMKM, investasi, hingga pengembangan talenta, Indonesia dan Jerman berharap hubungan bilateral yang telah terjalin selama puluhan tahun dapat semakin produktif dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah